KPK Duga Bupati Klaten Terima Rp2,08 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Duga Bupati Klaten Terima Rp2,08 Miliar. (Foto: CNN Indonesia)

KPK Duga Bupati Klaten Terima Rp2,08 Miliar. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima setoran seluruhnya Rp2,08 miliar yang berasal dari setoran rutin pejabat pemerintah kabupaten dan upah pungut.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein merinci penerimaan itu terdiri atas Rp1,8 miliar dari setoran rutin pejabat Pemerintah Kabupaten Klaten dan Rp280 juta dari setoran terkait upah pungut.

“Sejak menjabat sebagai Bupati Klaten, HWI diduga mendapat setoran rutin dengan total sekurang-kurangnya Rp1,8 miliar sejak 2025 sampai dengan saat ini,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10) malam.

Baca Juga:  Prabowo Kembali Blak-blakan! Ingatkan Koruptor dan Pemimpin Pengkhianat

Setoran Bulanan dari Badan Usaha hingga Rumah Sakit

Menurut Taufik, Hamenang menerima Rp30 juta per bulan dari Perumda Air Minum Tirta Merapi Klaten, Rp15 juta sampai Rp20 juta per bulan dari PT Aneka Usaha (Perseroda), Rp30 juta per bulan dari PT BPR Bank Klaten (Perseroda), serta Rp15 juta sampai Rp20 juta per bulan dari RSUD Bagus Waras Klaten.

Upah Pungut dan Lima Klaster Dugaan Korupsi

Untuk upah pungut, KPK menduga Hamenang menerima setoran dari pejabat dan pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Klaten. Pada 2025, ia diduga menerima Rp25 juta sampai Rp50 juta per triwulan yang dikumpulkan melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Klaten Rizqan Iryawan, lalu meningkat menjadi Rp70 juta per triwulan pada 2026.

Baca Juga:  Awal Mula Skandal Vape Bigmo: Seret Anak di Bawah Umur, Berujung Laporan Polisi

KPK melakukan operasi tangkap tangan dengan menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi H Rahmatullah, dan 21 orang lainnya pada Kamis (15/10). KPK menyebut terdapat lima klaster dugaan korupsi, di antaranya pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, setoran dari organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemberian kepada pihak BPK untuk pengondisian audit.

Berita Terkait

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot
Polisi Gagalkan Peredaran 400 Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK
KPK Jemput Paksa Nusron Wahid Usai Dua Kali Mangkir
Sengketa Pusako Tinggi Terjebak Kekosongan Hukum
Asap Karhutla Masuk Jakarta, DKI Siapkan PJJ dan WFH
Adat 2016 di Balik Sertifikat Pasar Payakumbuh Blok Barat
PTUN Padang Tolak Gugatan Sertifikat Pasar Blok Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:45 WIB

LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran 400 Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:25 WIB

KPK Jemput Paksa Nusron Wahid Usai Dua Kali Mangkir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sengketa Pusako Tinggi Terjebak Kekosongan Hukum

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB