Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejalanya

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejalanya. (Foto: CNN Indonesia)

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejalanya. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kasus Influenza A yang kembali merebak di sejumlah wilayah membuat banyak orang keliru menyamakannya dengan flu biasa, padahal keduanya berbeda dari sisi penyebab maupun gejala.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pihaknya memantau kenaikan kasus influenza di beberapa titik, termasuk di Jawa Timur. “Memang kita ada beberapa titik-titik yang kami lihat kenaikan influenza ini kami monitor,” katanya.

Demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan badan tidak enak memang dapat muncul pada influenza maupun selesma atau common cold. Kemiripan inilah yang membuat keduanya sering dianggap penyakit yang sama.

Baca Juga:  Cara Membaca Label Gizi agar Tak Salah Pilih Makanan Sehat

Gejala Influenza A Muncul Mendadak

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengelompokkan virus influenza menjadi empat tipe, yaitu A, B, C, dan D. Pada manusia, influenza musiman terutama disebabkan virus Influenza A dan B, dengan subtipe A(H1N1) dan A(H3N2) yang diketahui beredar pada manusia.

Gejala influenza umumnya datang mendadak, mulai dari demam atau menggigil, batuk, sakit kepala, nyeri tubuh, hingga kelelahan. Penelitian yang diterbitkan di jurnal BMJ menunjukkan demam cukup membantu mengidentifikasi influenza, sementara batuk memiliki sensitivitas tinggi sekitar 92 persen pada orang dewasa. Kombinasi keduanya memberi petunjuk lebih kuat dibanding satu gejala saja.

Baca Juga:  Daftar Tanaman Obat yang Banyak Diproduksi di Indonesia

Flu Biasa Berkembang Bertahap

Berbeda dari influenza, selesma merupakan infeksi saluran pernapasan bagian atas yang bisa disebabkan lebih dari 200 jenis virus pernapasan. Penyebab paling umum adalah rhinovirus, meski coronavirus musiman dan adenovirus juga dapat menimbulkan gejala serupa.

Gejala selesma biasanya lebih ringan dan berkembang bertahap, seperti pilek, hidung tersumbat, bersin, batuk, dan sakit tenggorokan. Demam pada orang dewasa relatif jarang dan jika muncul umumnya ringan. Karena gejalanya menyerupai berbagai infeksi pernapasan lain, memastikan diagnosis tetap memerlukan pemeriksaan atau tes.

Berita Terkait

Swiss Tawarkan Wisata Musim Dingin Lewat Pengalaman 5 Indra
BPOM: 80 Persen Antibiotik Dipakai Tanpa Resep Dokter
Foto Kamar Hotel Sebelum Check-out, Ini Manfaatnya
7 Organ Tubuh yang Rusak akibat Kadar Gula Darah Tinggi
Cara Cek Diskon Tiket Pesawat Libur Nataru 2026
Lima Makanan yang Bikin Umur Panjang Orang Jepang
IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak
BPOM Buka Suara soal Teh Botol Sosro Diduga Isi Sabun

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:02 WIB

Swiss Tawarkan Wisata Musim Dingin Lewat Pengalaman 5 Indra

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIB

BPOM: 80 Persen Antibiotik Dipakai Tanpa Resep Dokter

Selasa, 3 November 2026 - 11:10 WIB

Foto Kamar Hotel Sebelum Check-out, Ini Manfaatnya

Selasa, 3 November 2026 - 11:05 WIB

7 Organ Tubuh yang Rusak akibat Kadar Gula Darah Tinggi

Senin, 2 November 2026 - 11:24 WIB

Cara Cek Diskon Tiket Pesawat Libur Nataru 2026

Berita Terbaru

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:40 WIB

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta. (Foto: iNews Batanghari)

Hukum

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:29 WIB

Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh, Kerugian Rp25 Juta. (Foto: iNews Bojonegoro)

Nasional

Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh, Kerugian Rp25 Juta

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:24 WIB