ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PAYAKUMBUH, ArgumenRakyat.com β Pepatah Minang berbunyi “mumbang jatuah, karambia jatuah” β kelapa muda bisa jatuh, kelapa tua pun bisa jatuh. Tidak ada yang tahu kapan ajal datang, tua maupun muda. Dari renungan itulah episode terbaru podcast Kusieh Bendi mengajak penonton melihat kembali kesiapan diri, bersama Ust. H. Dr. Afri Eki Rizal, ST., MM., CAH., pendakwah sekaligus Pimpinan Hijrah Muslim Center (HMC) Payakumbuh.
Perbincangan bersama host Ujang Niar itu tidak berhenti pada nasihat, tetapi turun ke hal praktis: bagaimana membekali diri sebelum berangkat haji dan umrah, serta bagaimana umat menghindari modus penipuan travel.
Hidup Hanya Sekitar “1,5 Jam”
Afri Eki Rizal mengingatkan betapa singkatnya jatah hidup manusia di dunia jika dibandingkan dengan kehidupan akhirat yang abadi. “Jatah hidup kita singkat sekali, hanya 1,5 jam saja lebih kurang, setelah itu kita pertanggungjawabkan untuk hidup yang selama-lamanya,” ujarnya. Perhitungan itu, katanya, cukup untuk membuat manusia berpikir ulang soal prioritas.
Ibadah Bukan Tren, Tapi Kebutuhan
Menyoroti fenomena ibadah yang kerap dijadikan ajang gaya hidup, Ustaz Afri menegaskan hakikatnya. “Ibadah itu bukan tren, tapi ibadah itu kebutuhan kita agar kita tidak salah dalam pulang kampung,” tegasnya. Baginya, status sosial tidak bisa dibawa pulang, yang tersisa hanya amal dan ketaatan.
Dua Tugas Utama Manusia di Dunia
Dalam kajiannya, ia merangkum hidup manusia ke dalam dua tugas pokok. “Dua saja tugas kita di dunia ini agar bisa pulang kampung… Yang pertama menyelesaikan dosa-dosa, bertaubat… Lalu yang kedua, memperbanyak amal dan ketaatan,” paparnya. Dua hal inilah yang menurutnya menjadi bekal perjalanan pulang.
Tiga Ilmu Wajib Calon Tamu Allah
Bagi warga yang berencana menunaikan haji atau umrah, Afri Eki Rizal menekankan bekal keilmuan. “Ada tiga ilmu yang mesti dikuasai oleh calon tamu Allah, baik untuk haji maupun untuk umrah; pertama ilmu syariat, yang kedua ilmu teknis, yang ketiga ilmu administratif,” jelasnya. Kelalaian pada ketiga hal itu, ujarnya, sering membuat ibadah tidak lancar bahkan membuka celah penipuan.
Manasik Gratis untuk Payakumbuh & Lima Puluh Kota
Sebagai bentuk kepedulian kepada umat, HMC menyediakan bimbingan manasik secara gratis dan terstruktur bagi calon jemaah di Payakumbuh dan sekitarnya. Langkah tersebut mendapat apresiasi host. “Luar biasa, jadi keraguan umat ini sudah terjawab ya Pak Ustaz untuk Kota Payakumbuh dan Lima Puluh Kota dengan adanya manasik gratis ini,” kata Ujang Niar.
Ruang Promosi yang Tepat bagi Bisnis Bernuansa Halal dan Keluarga
Episode ini menyasar salah satu segmen paling loyal di Sumatera Barat: keluarga muslim, jemaah pengajian, dan calon jemaah haji-umrah. Jika bisnis Anda bergerak di bidang travel umrah, produk halal, fashion muslim, kosmetik, klinik, atau kuliner keluarga, audiens ini tepat sasaran.
Tiga alasan konten bernuansa religi layak jadi ruang promosi Anda:
1. Kepercayaan tumbuh lebih cepat β brand yang hadir di konten dakwah dinilai lebih amanah, hal krusial untuk travel dan produk halal.
2. Dipakai ulang setiap musim β konten religi dicari kembali menjelang musim haji dan umrah, sehingga promosi Anda terus berjalan tanpa biaya tambahan.
3. Satu produksi, banyak kanal β tayang di YouTube, Instagram Reels, TikTok, dan Facebook Dimensia Creative.
Bagi UMKM yang ingin memulai dari langkah kecil, tersedia slot sponsor satuan: logo di video, produk tampil di meja studio, hingga ulasan host. Untuk travel dan lembaga yang membutuhkan jangkauan lebih luas, tersedia paket gabungan serta kontrak rutin dengan harga khusus. Dimensia Creative juga terbuka membantu lembaga membangun kredibilitas lewat konten dakwah, dokumentasi kegiatan, dan live streaming kajian.
π Hubungi kami: WA 0812-6349-2788
π Paket & proposal: dimensiacreative.com/proposal/
Dimensia Creative β rumah produksi podcast, konten dakwah, dan dokumentasi kegiatan di Sumatera Barat.









