JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Menjaga kesehatan ginjal bisa dimulai dari pola makan, salah satunya dengan memasukkan sejumlah superfood ke menu harian agar organ tersebut tetap berfungsi optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perhatian pada kesehatan ginjal penting karena jumlah pasien yang menjalani cuci darah atau hemodialisis terus bertambah. Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia Pringgodigdo Nugroho menyebut lebih dari 130 ribu pasien menjalani hemodialisis di Indonesia setiap tahun. “Lebih dari 130 ribu pasien menjalani hemodialisis di Indonesia tiap tahunnya,” kata Pringgo dalam sebuah forum diskusi bersama komunitas pasien cuci darah di Jakarta, Kamis (17/9).
Data Indonesian Renal Registry 2024 juga memperlihatkan lebih dari 60 ribu pasien membutuhkan terapi pengganti ginjal setiap tahun. Hemodialisis menjadi terapi untuk menggantikan tugas ginjal, sehingga menjaga pola makan sejak dini menjadi langkah pencegahan yang penting.
Paprika Merah hingga Ikan Berlemak
Paprika merah layak disajikan di meja makan karena tinggi vitamin A, C, serta antioksidan yang menjaga sistem kekebalan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Sayuran ini juga aman bagi penderita gangguan ginjal karena rendah kalium. Apel yang kaya serat dan senyawa antiinflamasi membantu menurunkan kolesterol serta menjaga kadar gula darah tetap stabil, dua faktor yang berkaitan erat dengan kerusakan ginjal.
Ikan berlemak seperti kembung, salmon, makarel, dan tuna menjadi rujukan sumber protein sehat. Kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya membantu menurunkan peradangan tubuh dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Sayuran dan Protein Rendah Fosfor
Kembang kol disarankan karena tinggi vitamin C, K, asam folat, serta serat dan antioksidan. Biji-bijian seperti biji bunga matahari atau chia seed yang ditambahkan ke sereal dan oatmeal membantu menstabilkan kadar gula serta tekanan darah. Putih telur tergolong tinggi protein namun rendah fosfor, sehingga tidak membebani ginjal. Jamur shitake melengkapi daftar karena mengandung vitamin D dan antioksidan yang menjaga keseimbangan mineral tubuh.









