Berani Bilang TIDAK ke Pimpinan: Eks Birokrat Bukittinggi Bicara Integritas ASN

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berani Bilang TIDAK ke Pimpinan: Eks Birokrat Bukittinggi Bicara Integritas ASN. (Foto: YouTube/Dimensia Creative)

Berani Bilang TIDAK ke Pimpinan: Eks Birokrat Bukittinggi Bicara Integritas ASN. (Foto: YouTube/Dimensia Creative)

PAYAKUMBUH, ArgumenRakyat.com — Integritas aparatur sipil negara (ASN) kembali menjadi sorotan. Di tengah derasnya tekanan politik dan godaan jabatan, seberapa kuat seorang birokrat bertahan pada aturan? Pertanyaan itu dibedah tuntas dalam episode terbaru podcast Kusieh Bendi bersama H. Irwandi, S.H., Dt. Batujuah, birokrat senior yang pernah menjabat Wakil Wali Kota Bukittinggi dan Sekretaris Daerah Payakumbuh.

Dengan pengalaman puluhan tahun mengarungi roda pemerintahan daerah, Irwandi membagi pelajaran tentang profesionalitas, netralitas, dan cara memimpin aparatur tanpa kehilangan kompas aturan.

Berani Bilang Tidak ke Pimpinan

Bagi Irwandi, loyalitas kepada atasan bukan berarti patuh buta. Ada batas yang tidak boleh dilewati seorang ASN. “Kita harus berani mengatakan tidak kepada pimpinan jika itu melanggar aturan,” tegasnya. Prinsip itu, katanya, yang membedakan aparatur yang menjalankan tugas dari aparatur yang sekadar mencari aman.

Manajemen Partisipatif, Bukan Sepihak

Irwandi menekankan pemerintahan yang baik dibangun lewat keterlibatan publik, bukan keputusan sepihak di ruang tertutup. “Pemerintah harus menerapkan manajemen partisipatif dan akomodatif agar aspirasi masyarakat terserap dengan benar,” ujarnya. Menurut dia, banyak kebijakan gagal bukan karena salah arah, tetapi karena warga tidak pernah dilibatkan sejak awal.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Eks Pengamen Bus Menggema hingga Malaysia di Podcast 'Kusieh Bendi'

Sistem Merit, Bukan Kedekatan Politik

Soal penataan birokrasi, Irwandi mengingatkan pentingnya sistem merit berbasis kompetensi. “Penempatan seseorang dalam jabatan harus sesuai persyaratan teknis dan rekam jejak, bukan karena faktor kedekatan politik,” katanya. Ia menilai penempatan yang salah akan berujung pada layanan publik yang lambat dan mahal.

Netralitas ASN Diuji Tekanan Atasan

Menghadapi tahun-tahun politik, Irwandi mengakui tekanan kepada ASN sering datang dari atas. Karena itu ia berpesan agar aparatur memegang harga diri lebih tinggi daripada kursi jabatan. “Jangan takut kehilangan jabatan karena mempertahankan aturan, tapi takutlah kehilangan harga diri,” pesannya.

Dari Sampah ke Energi: Intervensi Teknologi

Di sisi pembangunan kota, Irwandi menyoroti sanitasi dan pengelolaan sampah sebagai persoalan yang sering diabaikan. Ia menilai teknologi bisa mengubah masalah menjadi nilai tambah. “Intervensi teknologi pada pengelolaan sampah dapat mengubah masalah limbah menjadi sumber energi dan nilai ekonomi,” jelasnya.

Menjangkau Audiens Pengambil Kebijakan dan Pelaku Usaha Daerah

Episode ini menunjukkan satu hal: percakapan soal birokrasi, kebijakan publik, dan pembangunan daerah memiliki audiens yang loyal — mulai dari ASN, pelaku usaha, akademisi, hingga warga yang peduli tata kelola. Bagi UMKM dan brand daerah yang ingin dikenal lebih luas, termasuk di lingkaran pengambil kebijakan, tayangan seperti ini adalah ruang yang tepat.

Baca Juga:  Dari Sebuah Video: Lahirlah Perdebatan Panjang tentang Natsir dan Tan Malaka

Apa untungnya bagi brand Anda?

🏛️ Dekat dengan pengambil kebijakan — audiens episode ini adalah ASN, pelaku usaha, dan tokoh daerah yang menentukan arah pembangunan.
📈 Asosiasi kredibel — brand Anda tampil di samping narasi integritas dan tata kelola yang baik, bukan sekadar hiburan.
♻️ Relevan untuk isu berkelanjutan — cocok untuk brand yang bergerak di pengelolaan sampah, energi, sanitasi, dan lingkungan.
🌐 Dipakai ulang terus-menerus — konten tayang selamanya dan dipotong ke Instagram Reels serta TikTok tanpa biaya promosi tambahan.

Kami bukan hanya penjual slot iklan. Dimensia Creative terbiasa memproduksi konten tata kelola dan pemerintahan — dari live streaming kegiatan resmi, film sejarah kota, hingga pendampingan konten program pemerintah daerah. Kami terbuka membantu brand Anda membangun kredibilitas lewat cerita yang relevan bagi warga.

📞 Jadwalkan kolaborasi: WA 0812-6349-2788
📋 Lihat proposal & paket: dimensiacreative.com/proposal/

Dimensia Creative — Konten Kreatif yang Mencerdaskan dan Mengangkat Cerita Lokal.

Berita Terkait

Riset Dosen Politani Tembus Jurnal Dunia, Kuncinya Jangan Sendirian
Advokat Payakumbuh: Dikepung 300 Massa, Ilmu Hukum Tak Jalan Tanpa Keberanian
KNPI Payakumbuh: Efisiensi Disebut ‘Pisau Bedah’ yang Menghantam Aktivitas Pemuda
Ketua Tim Advokasi: SHP Pasar Blok Barat Tak Berdasar Akta Adat
Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering ‘Mentah’ di Pengadilan Negeri
Mantan Anggota DPRD 50 Kota: Dewan Sering Hanya Jadi ‘Tukang Stempel’ Eksekutif
Nabil Anjabi: Film Bagus Tak Harus Mahal, Relevansi Cerita yang Menentukan
Pejabat Zaman Now: Ngonten untuk Transparansi, Bukan Sekadar Personifikasi Citra

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Riset Dosen Politani Tembus Jurnal Dunia, Kuncinya Jangan Sendirian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Advokat Payakumbuh: Dikepung 300 Massa, Ilmu Hukum Tak Jalan Tanpa Keberanian

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:06 WIB

KNPI Payakumbuh: Efisiensi Disebut ‘Pisau Bedah’ yang Menghantam Aktivitas Pemuda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Ketua Tim Advokasi: SHP Pasar Blok Barat Tak Berdasar Akta Adat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering ‘Mentah’ di Pengadilan Negeri

Berita Terbaru

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla. (Foto: ANTARA/HO-Kemenhut)

Hukum

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:49 WIB

Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi. (Foto: CNN Indonesia)

Hukum

Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:43 WIB

Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba. (Foto: CNN Indonesia)

Hukum

Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:38 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian. (Foto: ANTARA/HO-BPBD Banyumas)

Nasional

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:32 WIB

PDBI Sumbar Matangkan Persiapan Kejurnas dan PON 2027. (Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Pariaman)

Daerah

PDBI Sumbar Matangkan Persiapan Kejurnas dan PON 2027

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:27 WIB