KPK Geledah Rumah Kontraktor Adi Sumarta di Bengkulu

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Geledah Rumah Kontraktor Adi Sumarta di Bengkulu. (Foto: Tribunnews)

KPK Geledah Rumah Kontraktor Adi Sumarta di Bengkulu. (Foto: Tribunnews)

[JAKARTA], ArgumenRakyat.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah kontraktor Adi Sumarta di Kota Bengkulu, Minggu malam (13/9/2026), dan menyita sejumlah barang bukti elektronik.

Penyidik KPK mendatangi kediaman ibu mertua Adi Sumarta yang berlokasi di Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Aparat kepolisian bersenjata lengkap berjaga ketat di sekitar lokasi selama proses pemeriksaan berlangsung.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penyidik di lapangan. “Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Menurut Budi, penyidik akan mengekstraksi dan menganalisis barang bukti elektronik itu untuk membantu pengungkapan perkara. Tim penyidik terdlihat membawa dua koper berukuran sedang seusai merampungkan pemeriksaan sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga:  Pembunuh Wanita dalam Kardus di Bandung Ditangkap

Perkembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang kemudian berlanjut ke penyidikan. KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka pada 11 Maret 2026, salah satunya Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.

Pengembangan penyidikan perkara tersebut diumumkan KPK pada 20 Juli 2026, namun lembaga antirasuah belum menetapkan tersangka baru. Adi Sumarta disebut sebagai pihak swasta yang mengerjakan sejumlah proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu.

Baca Juga:  SPPG Daerah 3T Baru 10,78 Persen, MBG Dipercepat

Barang Bukti Diekstraksi

Kedatangan aparat penegak hukum pada malam hari menarik perhatian warga sekitar. Ketua RW 04, Mugito, mengonfirmasi kehadiran penyidik KPK di wilayahnya dan menyebut agenda tersebut berkaitan erat dengan anggota dewan.

KPK memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan akan mengumumkan perkembangan kasus secara berkala. Penyidikan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan wilayah lain di Provinsi Bengkulu masih berlanjut.

Berita Terkait

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla
Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki
Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan
KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
BSU Rp900.000 Cair, Ini Syarat Penerima Permenaker 2026
8 Warga SAD Penyerang Mapolres Merangin Ditangkap
Pengacara di Metro Lampung Ditangkap atas Dugaan Penggelapan
Menteri Imipas Bantah Terima Setoran Rp40 Juta per Pekan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:47 WIB

BSU Rp900.000 Cair, Ini Syarat Penerima Permenaker 2026

Berita Terbaru

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla. (Foto: ANTARA)

Nasional

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:48 WIB

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:43 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:37 WIB

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan. (Foto: detikcom)

Nasional

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:31 WIB