Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Dua kasus perundungan yang berujung kematian anak menjadi sorotan dan memicu dorongan pembenahan sistem pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga, sekolah, dan pertemanan.

Dorongan itu disampaikan menyusul kasus siswa SDN 1 Kebondalem, Pemalang, yang meninggal dunia diduga menjadi korban perundungan kakak kelasnya. Kasus lain terjadi di Surabaya, tempat seorang anak penyandang disabilitas berinisial Z (10) meninggal dunia diduga menjadi korban perundungan di lingkungan tempat tinggalnya.

Kondisi Darurat Perundungan

Anggota Komisi III DPR Abdullah menilai Indonesia sudah berada dalam kondisi darurat perundungan atau bullying anak dan mendorong pembenahan radikal terhadap sistem pencegahan dan penanganannya, termasuk mengkaji pembentukan undang-undang anti-perundungan.

Baca Juga:  DPR Terima Surpres Calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas

“Menurut saya, ini sudah darurat bullying anak dan diperlukan pembenahan radikal. Sudah ada anak yang meninggal dunia dalam kasus dugaan perundungan, bahkan ada korban yang mengalami dampak fisik serius. Kita tidak boleh terus-menerus bereaksi setelah ada korban,” ujar Abdullah, Selasa (20/10/2026).

Menurut dia, kondisi itu menunjukkan perlunya evaluasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan teman sebaya.

Baca Juga:  Perpres 27/2026 Terbit, Tarif Ojol hingga Makanan Diatur

Dua Persoalan yang Perlu Dibenahi

Ada dua persoalan utama yang ia soroti. Pertama, masih ada pihak yang belum memahami konsep dan pelaksanaan pencegahan serta penanganan perundungan sesuai peraturan perundang-undangan. Kedua, gerakan anti-perundungan di lingkungan keluarga, sekolah, dan pertemanan belum terintegrasi dengan baik sehingga penanganan cenderung berjalan sendiri-sendiri.

Usulan penguatan aturan itu diharapkan menjadi pijakan agar pencegahan perundungan tidak lagi sekadar reaksi setelah muncul korban, melainkan bagian dari sistem yang berjalan sejak dini.

Berita Terkait

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup
BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB