BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel. (Foto: CNN Indonesia)

BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengidentifikasi 44 area konversi hutan dan perkebunan di Sumatera Selatan yang mengalami kebakaran hutan dan lahan, Senin (19/10).

Pemetaan itu berdasarkan data spasial lembaga tersebut yang diselaraskan dengan data ATR/BPN. Area yang terbakar meliputi areal sawit, hutan tanaman industri, kesatuan pemangkuan hutan, hingga hutan lindung.

Sebagian besar titik api ditemukan di area perbatasan izin konversi yang mengindikasikan dugaan pembukaan atau perluasan lahan.

Baca Juga:  Harga BBM Pertamina 3 Oktober 2026 Stabil

Dorong Penegakan Hukum

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas para pelaku pembakaran, baik perorangan maupun korporasi. Penegakan hukum yang tegas dinilai krusial agar upaya pemadaman tidak sia-sia akibat pihak yang sengaja membakar kembali lahan.

“Percuma juga kita kerja keras selama ini, kalau pemadaman enggak sinkron. Satu orang berusaha memadamkan, satu orang bakar, kan kambuh,” kata Kristomei.

Baca Juga:  Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka 2026

Kolaborasi Lintas Sektor

Ia menekankan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan parsial dan harus melibatkan sinergi antar-kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta sinkronisasi program pusat dan daerah. Ribuan personel gabungan dan armada seperti helikopter dikerahkan, dengan evaluasi berkala atas keefektifan operasi di lapangan.

Berita Terkait

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB