IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa. (Foto: Dok. ANTARA)

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa. (Foto: Dok. ANTARA)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia berpotensi menguat pada Selasa seiring pelaku pasar merespons kebijakan otoritas pasar modal yang menindaklanjuti evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI).

IHSG hari ini dibuka menguat dan kembali ke level 5.000. Pada pukul 09.05 WIB, indeks berada di 5.077,80, naik 80,91 poin atau 1,63 persen. Selang dua puluh menit kemudian, pada pukul 09.25 WIB, IHSG menguat 135,75 poin atau 2,72 persen ke posisi 5.132,36, sedangkan indeks LQ45 naik 23,86 poin atau 4,88 persen ke posisi 512,32.

Dua Inisiatif Baru Bursa

Otoritas pasar modal mengubah batas Auto Reject Bawah (ARB) menjadi 7 persen, sementara beberapa emiten mengumumkan buyback saham. Bursa juga mengumumkan dua inisiatif baru, yakni penambahan keterangan status afiliasi atau non-afiliasi pada publikasi nama pemegang saham dengan kepemilikan 1 persen, serta mengeluarkan seluruh saham High Shareholding Concentration (HSC) dari IHSG. Saham kategori HSC saat ini tercatat sebanyak 80 saham atau berbobot 18 persen dari IHSG.

Baca Juga:  Bagaimana IHSG Hari Ini? Menguat atau Melemah

“Jika saham-saham dengan kapitalisasi besar mulai rebound, maka IHSG berpotensi untuk menguat di atas level 5.000 pada perdagangan Selasa,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

“Kebijakan tersebut bertujuan membuat pergerakan IHSG mencerminkan kondisi pasar yang lebih wajar,” ujar Ratna. Ia menilai kedua kebijakan itu diharapkan mendukung pemenuhan standar MSCI, meski bukan jaminan lembaga pemeringkat tersebut akan merespons positif. “Proses penyesuaian ini dapat meningkatkan volatilitas pasar, namun diharapkan mendukung pembentukan indeks yang lebih mencerminkan kondisi pasar dan likuiditas saham secara representatif,” ujarnya.

Baca Juga:  Bagi Hasil 70:30 Pasar Payakumbuh Belum Terealisasi

Sinyal dari Bursa Global

Dari mancanegara, mayoritas saham di Amerika Serikat ditutup menguat pada Senin (19/10) setelah aksi jual tajam pada sektor kecerdasan buatan. “Investor menantikan keputusan kebijakan Fed pekan depan, dimana para pejabat diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah,” ujar Ratna.

Harga minyak mentah WTI menguat pada level 103 dolar AS per barel dan Brent bertahan di sekitar level 109 dolar AS per barel. Ratna menambahkan para investor mengalihkan perhatian pada rangkaian laporan laba kuartalan yang mulai dirilis pekan ini. Sepanjang sebulan terakhir, IHSG tercatat melemah 19,11 persen dan sepanjang 2026 turun hingga 41,28 persen.

Berita Terkait

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB