Selat Hormuz Dikabarkan Akan Dibuka Sejak 19 Juni

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Donald Trump (Dok. Alex Wong/Getty Images)

Foto: Donald Trump (Dok. Alex Wong/Getty Images)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka oleh pihak Iran pada Jumat (19/6) mendatang. Pengumuman ini menandai titik balik penting dalam ketegangan geopolitik dan jalur perdagangan energi di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hal ini perdagangan energi dunia yang sempat membeku kini mulai sedikit mencair seiring bergemanya kabar kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa kesepakatan awal telah dicapai dan Selat Hormuz disebut-sebut akan segera dibuka kembali secara penuh untuk lalu lintas pelayaran internasional.

“Dengan dibukanya kembali Selat setelah penandatanganan kesepakatan pada Jumat untuk keperluan pembersihan ranjau, minyak akan kembali mengalir di kedua ujung kawasan dan juga dunia!” kata Trump di media sosialnya, Truth Social, Minggu (14/6).

Klaim dari alumnus Wharton School of Pennsylvania University tersebut menandai babak baru setelah ketegangan geopolitik yang sempat menyumbat urat nadi pasokan minyak dunia tersebut. Menurut laporan media Iran, beberapa tanda pemulihan mulai terlihat di lapangan di mana sebuah kapal tanker minyak dan dua kapal kargo dikabarkan telah berhasil melewati wilayah Selat Hormuz yang sebelumnya diblokade oleh operasi militer Angkatan Laut AS.

Baca Juga:  Iran Izinkan Kapal Pertamina Melintas di Selat Hormuz

Kendati kabar pembukaan dan perlintasan kapal sudah mulai berembus sejak pertengahan pekan ini, tepatnya pasca-perkembangan situasi pertengahan Juni, Donald Trump secara tegas menegaskan bahwa kapal yang akan lewat selanjutnya bebas dari biaya apapun. “Selain itu Selat Hormuz akan dibuka tanpa biaya tol dan status bebas biaya itu tidak hanya berlaku selama 60 hari. Ada yang mengatakan itu hanya gratis 60 hari. Tidak-tidak, itu akan bebas biaya selamanya. Ketika dibuka secara permanen tidak akan ada biaya apapun” ujar Trump dalam pernyataan singkatnya melansir dari Metro TV.

Trump menambahkan bahwa pembukaan ini krusial agar kapal-kapal dunia dapat kembali beroperasi secara normal dan aliran pasokan minyak global yang sempat tersendat bisa segera pulih.

Langkah pembukaan jalur laut strategis ini didorong oleh rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dijadwalkan berlangsung di Genoa, Swiss, pada Jumat ini. Penandatanganan MoU tersebut diharapkan menjadi pembuka jalan untuk mengakhiri agresi militer di kawasan, termasuk agresi AS-Israel terhadap Iran serta penghentian ketegangan di Lebanon.

Baca Juga:  Konflik Amerika Serikat–Israel–Iran Memanas, Pemerintah RI Tingkatkan Kewaspadaan

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memaparkan bahwa perundingan tidak langsung dengan AS ini mencakup sejumlah tahapan krusial. Di antaranya adalah pembahasan mengenai penghentian blokade laut di Selat Hormuz, pembebasan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan, hingga masalah rekonstruksi kawasan. Setelah MoU ditandatangani, kedua belah pihak akan melanjutkan negosiasi lanjutan selama enam hari guna merumuskan kesepakatan final yang mencakup isu nuklir dan sanksi ekonomi.

Dukungan internasional pun mulai mengalir. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, saat menghadiri KTT G7 menyatakan bahwa negaranya siap berperan penuh bersama Prancis untuk memastikan keamanan kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Meski demikian, jalan menuju perdamaian abadi dinilai masih panjang lantaran kedua belah pihak menerapkan syarat-syarat yang sangat ketat. Publik dunia kini menanti apakah komitmen pembukaan jalur yang diumumkan Trump dan kesepakatan di Swiss nanti benar-benar mampu bertahan demi stabilitas ekonomi global.

Berita Terkait

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik
Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang
Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan
Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak
Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Berita Terbaru

Pemkab Agam Transfer DBH Rp6,1 Miliar ke 92 Nagari. (Foto: Dok. ANTARA)

Daerah

Pemkab Agam Transfer DBH Rp6,1 Miliar ke 92 Nagari

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:35 WIB

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel. (Foto: Dok. ANTARA)

Daerah

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:30 WIB

6 Jenis Buah yang Bisa Menurunkan Asam Urat. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Kesehatan

6 Jenis Buah yang Bisa Menurunkan Asam Urat

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:25 WIB

7 Hobi yang Baik untuk Mental Anak, Asah Kreativitas. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Gaya Hidup

7 Hobi yang Baik untuk Mental Anak, Asah Kreativitas

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:20 WIB

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Pakai Sidik Jari. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Digital

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Pakai Sidik Jari

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:14 WIB