Prabowo Kembali Nyatakan Sikap Teguh Indonesia: Solusi Dua Negara untuk Palestina

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Prabowo Subianto saat meresmikan RSUD K.H Thohir Krui, Kab. Pesisir Barat, Lampung, 10 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Foto: Prabowo Subianto saat meresmikan RSUD K.H Thohir Krui, Kab. Pesisir Barat, Lampung, 10 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina kembali digaungkan di panggung diplomasi internasional. Melalui sambungan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peta jalan perdamaian di Timur Tengah hanya memiliki satu opsi sahih: kedaulatan universal yang setara. Momen krusial ini dibagikan Prabowo melalui akun X resminya pada Senin (15/6/2026).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialektika antarpemimpin negara tersebut, Abbas menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas konsistensi geopolitik Jakarta. Menanggapi apresiasi tersebut, Prabowo menuliskan sebuah konstatasi teoretis dalam unggahannya:

Baca Juga:  Menlu Sugiono Tegaskan Dewan Perdamaian Harus Sejalan dengan DK PBB untuk Perdamaian Palestina

“Presiden Abbas menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan setia Indonesia terhadap masyarakat Palestina,” tulis mantan Danjen Kopasus itu dalam unggahannya, dilansir Selasa (16/6/2025).

Bagi Indonesia, sokongan ini bukan sekadar manuver politik kontemporer, melainkan manifestasi historis-emosional yang mengakar sejak fajar kemerdekaan. Dalam berbagai forum multilateral, diplomasi Indonesia konsisten berdiri di garis depan demi mewujudkan keadilan substantif. Mengonfirmasi doktrin politik luar negeri bebas aktif tersebut, mantan Menhan di era Presiden Joko Widodo itu juga merumuskan sebuah tesis fundamental:

“Saya menegaskan komitmen teguh Indonesia bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian berkelanjutan di Palestina,” tutur Prabowo.

Baca Juga:  Polri Miliki 1.179 SPPG, Program MBG Serap Sekitar 58 Ribu Tenaga Kerja

Sikap ini mengesahkan kembali paradigma yang kerap disuarakan Prabowo dalam berbagai kesempatan terdahulu mengenai pentingnya kedaulatan penuh bagi Palestina. Di balik formalitas diplomatik, relasi kedua pemimpin ini sejatinya diikat oleh sentimen persahabatan yang karib.

Kehangatan tersebut terefleksi nyata saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah lalu, kala Prabowo menghubungi Abbas demi menyambung tali silaturahmi. Langkah persuasif ini menjadi potret nyata bagaimana relasi personal bertransformasi menjadi fondasi kokoh dalam memperkuat kemitraan bilateral antara Indonesia dan Palestina di tengah turbulensi geopolitik global.

Berita Terkait

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak
Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten
Keir Starmer Mengundurkan Diri: Badai Skandal dan Perselisihan Paksa PM Inggris Lepas Jabatan
Konflik Meningkat: Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon Perburuk Kondisi Warga
Hubungan Sulit Amerika dan Israel, Ditengah Upaya Damai Konflik Timur Tengah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:00 WIB

Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS

Senin, 6 Juli 2026 - 13:10 WIB

Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:31 WIB

Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten

Berita Terbaru