Curahan Hati soal MBG di MK: Antara Piring Makan dan Nasib Guru yang Terabaikan

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sketch Art Colored, Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)

Sketch Art Colored, Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi saksi riuh rendahnya evaluasi atas kebijakan fiskal sektor edukasi, pada Senin (15/6/2026). Dalam sidang lanjutan gugatan perkara nomor 40, 52, dan 55/PUU-XXIV/2026, diskursus mengenai alokasi dana pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 kian memanas. Kali ini, mimbar persidangan diisi oleh testimoni empiris dari garda depan pendidikan yang menyuarakan disonansi implementasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir memberikan kesaksian adalah Iman Zanatul Haeri, Kepala Bidang Advokasi Guru dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) sekaligus pengajar sejarah, bersama Rika Iffati Farihah selaku representasi orang tua murid. Iman memaparkan realitas pahit mengenai rasionalisasi ketenagakerjaan, di mana gelombang pemutusan hubungan kerja secara massal justru menghantam para guru honorer dan pegawai P3K dengan dalih kesejahteraan mereka pasca-MBG telah terjamin.

Baca Juga:  Selama Ramadan, BGN Sesuaikan Distribusi Program Makan Bergizi Gratis

Mengonstruksi premis kausalitas dampak sistemis tersebut, Iman menyatakan dalam argumentasinya, “Singkatnya adalah bahwa ini semua jenis guru itu terdampak dari MBG,” ujar Iman.

Berdasarkan data kuantitatif dari survei terhadap 239 pendidik, Iman mengidentifikasi degradasi kualitas profesi akibat peningkatan beban kerja yang berbanding terbalik dengan reduksi durasi instruksional. Keluhan jamak berkisar pada defisit finansial, penundaan upah, hingga pemangkasan fasilitas institusional. Memetakan taksonomi problematika psikososial dan struktural para guru secara komprehensif, Iman menegaskan:

Baca Juga:  Polri Miliki 1.179 SPPG, Program MBG Serap Sekitar 58 Ribu Tenaga Kerja

“Jadi dari survei tersebut, kemudian ada beberapa tema utama yang dinyatakan oleh teman-teman guru, ketidakpastian karier guru, kesejahteraan menurun, pemotongan tunjangan, anggaran pendidikan berkurang, beban kerja meningkat, ketimpangan kebijakan, dampak psikologis.

Apa yang dikatakan oleh guru? ‘Saya ragu melanjutkan karier sebagai guru’. Saya kurasi dari ratusan tersebut jadi 11 lah,” ujarnya.

Berita Terkait

Bahasa Indonesia Resmi UNESCO, Diharap Jadi Alat Diplomasi Global
UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel
Tim PKM UNP Dorong Usaha Kompos Kamang Hilia
7 Ciri Anak Genius yang Terlihat Sejak Dini
Kezio, Paskibraka Pengibar Bendera HUT RI di Padang
Ombudsman Sumbar Periksa Pungutan Teacher Summit 2026
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat Buka Pendaftaran Pengajar untuk Ponpes Baru di Harau
Sanksi Tegas Kampus, UAD Drop Out Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Rekan KKN

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Bahasa Indonesia Resmi UNESCO, Diharap Jadi Alat Diplomasi Global

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:30 WIB

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Tim PKM UNP Dorong Usaha Kompos Kamang Hilia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

7 Ciri Anak Genius yang Terlihat Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Kezio, Paskibraka Pengibar Bendera HUT RI di Padang

Berita Terbaru

PPh Marketplace Berlaku 1 November, Ini Ketentuannya. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

PPh Marketplace Berlaku 1 November, Ini Ketentuannya

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:25 WIB

Tujuh Superfood untuk Menjaga Kesehatan Ginjal. (Foto: CNN Indonesia)

Kesehatan

Tujuh Superfood untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:20 WIB

Threads Rilis Fitur Pengawasan Orang Tua di Indonesia. (Foto: CNN Indonesia)

Teknologi

Threads Rilis Fitur Pengawasan Orang Tua di Indonesia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:15 WIB

Kemenkeu Siapkan Talangan Utang Kopdes Rp240 T. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Kemenkeu Siapkan Talangan Utang Kopdes Rp240 T

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:10 WIB

Bondet Meledak, 3 Warga Pasuruan Luka saat Curanmor. (Foto: iNews.id)

Hukum

Bondet Meledak, 3 Warga Pasuruan Luka saat Curanmor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:04 WIB