Pemprov DKI Siapkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Wakil Ketua DPRD Sebut Bisa Akhiri Ijazah Tertahan

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemprov DKI Siapkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Wakil Ketua DPRD Sebut Bisa Akhiri Ijazah Tertahan (Foto AI)

Ilustrasi Pemprov DKI Siapkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Wakil Ketua DPRD Sebut Bisa Akhiri Ijazah Tertahan (Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelontorkan Rp253,6 miliar untuk program sekolah swasta gratis. Program ini mencakup 103 sekolah swasta di seluruh Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menilai kebijakan ini penting. Program ini mencegah anak putus sekolah. Program ini juga mengatasi ijazah tertahan akibat tunggakan biaya.

“Tidak boleh ada lagi anak putus sekolah. Tidak boleh ada ijazah tertahan,” tegas Baco dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2026).

Pernyataan itu ia sampaikan usai diskusi publik di Markas DPD Partai Golkar Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Menurut Baco, pendidikan berbanding lurus dengan kesejahteraan. “Jakarta mau jadi kota global. Tingkat pendidikannya harus tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Menuju Pemerataan Kualitas: Kemendikdasmen Matangkan Rencana Redistribusi Guru ASN ke Sekolah Swasta

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, memberikan rincian. Sebanyak 40 sekolah penerima lanjutan telah menjalankan program hingga akhir tahun ajaran Juni 2026. Selanjutnya, 63 sekolah baru akan bergabung mulai Juni 2026. Total menjadi 103 sekolah.

Sekolah-sekolah tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Jenjangnya meliputi SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB. Pemprov memprioritaskan sekolah di kelurahan yang belum memiliki satuan pendidikan negeri. Tujuannya agar akses belajar menjangkau lebih banyak siswa.

Baca Juga:  Wacana Rumah Subsidi untuk Pegawai MBG, Pemerintah Pastikan Tak Ada Jatah Khusus

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kesungguhan Pemprov. Kebijakan ini memastikan anak-anak Jakarta mendapat pendidikan layak. Pramono juga memastikan anggaran program tidak akan berkurang. Meskipun dana bagi hasil dari pusat ke Jakarta dipotong hingga Rp15 triliun.

Dengan kebijakan ini, Pemprov DKI berharap setiap anak Jakarta bisa mengakses pendidikan tanpa terkendala biaya. Sekaligus mendukung target Jakarta sebagai kota global.(**)

Berita Terkait

Melihat Transisi Pedagogi Anak Minangkabau dari Karya Jeff Hadler
Rapor Merah Matematika SD-SMP, Kemendikdasmen Dorong Kebijakan Berbasis Data Riil
Bawa Falsafah Minangkabau ke Kancah Global, Mahasiswa Asal Mungka Akan Wakili UINSA dalam Program Mobilitas ke UPNM Malaysia
Wow! Lapas Jadi Dapur MBG, Napi Dapat Kerja. Giliran Sarjana S1?
Tak Jadi Di-PHK Massal? Ini Nasib 237 Ribu Guru Honorer Setelah Surat Edaran Mendikdasmen
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Uang Pengganti Rp5,68 Triliun
Wacana Rumah Subsidi untuk Pegawai MBG, Pemerintah Pastikan Tak Ada Jatah Khusus
Demo Hardiknas di Limapuluh Kota: Mahasiswa PPNP Sampaikan 6 Tuntutan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:49 WIB

Melihat Transisi Pedagogi Anak Minangkabau dari Karya Jeff Hadler

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:42 WIB

Rapor Merah Matematika SD-SMP, Kemendikdasmen Dorong Kebijakan Berbasis Data Riil

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Bawa Falsafah Minangkabau ke Kancah Global, Mahasiswa Asal Mungka Akan Wakili UINSA dalam Program Mobilitas ke UPNM Malaysia

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:06 WIB

Pemprov DKI Siapkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Wakil Ketua DPRD Sebut Bisa Akhiri Ijazah Tertahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB

Wow! Lapas Jadi Dapur MBG, Napi Dapat Kerja. Giliran Sarjana S1?

Berita Terbaru