ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Unggahan foto aktris Catherine Wilson di jagat maya mendadak jadi bahan pergunjingan hangat warganet. Foto kebersamaan sang model dengan pembawa acara Ruben Onsu itu memicu gelombang spekulasi liar mengenai adanya jalinan chemistry asmara di antara keduanya. Tak ingin rumor berantai makin liar membakar opini publik, sang presenter akhirnya buka suara meluruskan disinformasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ruben menegaskan, momen kedekatan yang tertangkap kamera itu sama sekali steril dari urusan romansa. Kehadiran mereka di lokasi yang sama semata-mata terikat dalam koridor kegiatan keagamaan yang mereka ikuti bersama.
“Itu kan teman ngaji, banyak teman-teman yang lain,” kata Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, melansir detikcom pada Selasa 28 Juli 2026.
Mantan suami Sarwendah itu merinci bahwa forum pengajian tersebut diisi oleh lingkar pertemanan yang cukup luas. Sederet figur publik dan influencer tanah air turut merapatkan barisan dalam forum kajian keagamaan tersebut secara rutin, sehingga kehadiran mereka berdua murni bagian dari circle pertemanan komunitas.
Menurut Ruben, para pesohor yang hadir berdatangan untuk mendalami literasi agama. Oleh karena itu, ia menyayangkan narasi dangkal publik yang serta-merta melabeli dokumentasi kebersamaan tersebut sebagai sinyal romance.
“Ada Selfie juga, banyak teman-teman ngaji yang lain,” tuturnya.
Duda tiga anak itu menghendaki klarifikasi resminya sanggup meredam gossip industry dan bola liar yang berputar di masyarakat. Ia menegaskan agar foto yang beredar diletakkan pada konteks yang tepat: sekadar dokumentasi kegiatan spiritual, bukan sinyalemen PDKT.
Isu ini sendiri merebak pasca-postingan Catherine Wilson diserbu komentar netizen yang penasaran akan status single Ruben pascadamai konflik domestiknya. Kendati dihujani spekulasi, Ruben memilih mendinginkan suasana tanpa emosi meledak-ledak.
Penjelasan tegas ini menyegel spekulasi publik, perihal hubungan Ruben Onsu dan Catherine Wilson tak lebih dari sekadar ikatan silaturahmi antar-anggota jemaah pengajian.









