Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas MBG menara makanna (Dok. ANTARA / Rivan Awal Lingga)

Foto: Petugas MBG menara makanna (Dok. ANTARA / Rivan Awal Lingga)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan petunjuk teknis ketat yang melarang seluruh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memanfaatkan komoditas pangan maupun bahan bakar bersubsidi dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sebagaimana dihimpun dari laporan Tirto.id, pembatasan alokasi energi dan pangan bersubsidi ini mencakup minyak goreng merek Minyakita, tabung LPG 3 kilogram, hingga komoditas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

​Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa regulasi pengelolaan rantai pasok (supply chain) ini bersifat mengikat dan wajib dipatuhi tanpa pengecualian oleh pengelola operasional di lapangan.

​”Tidak boleh masak untuk MBG memakai Minyakita, tidak boleh memakai gas melon tiga kilo dan tidak boleh memakai beras-beras SPHP,” kata Sudaryono, dalam konferensi pers di Gedung BGN, Kebon Sirih, Senin (27/7/2026).

Baca Juga:  Arus Mudik Lebaran Mulai Memuncak, 25 Persen Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta

​Guna memastikan akuntabilitas instrumen kebijakan, BGN menyiapkan mekanisme penegakan hukum dan penjatuhan sanksi administratif secara terukur serta berjenjang bagi pengelola yang terbukti melakukan penyimpangan distribusi, mulai dari teguran tertulis hingga tindakan penutupan permanen.
​”Kalau ada misalnya awak media menemukan di sela-sela media silakan dilaporkan dapur mana menggunakan Minyakita, itu nanti kita akan beri surat, akan kita beri teguran surat peringatan, kalau memang memang ngeyel bandel ya kita tutup dapurnya. Tidak boleh memakai barang subsidi,” tegas politikus Gerindra tersebut.

​Di samping itu, BGN menerapkan formula intervensi pasar guna memproteksi produsen tingkat hulu. Sebagai ilustrasi instrumen pemulihan stabilitas komoditas, ketika harga telur ayam di tingkat peternak merosot drastis hingga rentang Rp12.000–Rp15.000 per kilogram, unit SPPG tetap diwajibkan melakukan penyerapannya sesuai standar Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp25.000.

​“Maka juga kemudian si kepala dapur harus membeli dapur membeli telur bukan kemudian dua belas ribu lima belas ribu harus membeli telur di harga acuan pemerintah. Untuk supaya memastikan stabilisasi harga peternak tidak dirugikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Narendra Modi Sebut Indonesia dan India Mitra Alami Menuju Negara Maju

​Skema pembelian komoditas pangan ini difungsikan secara sengaja sebagai mekanisme floor price untuk meredam fluktuasi pasar dan gejolak harga komoditas primer.

​”Itu adalah memang tujuan dari MBG ini untuk sebagai stabilisator pasokan dan stabilisator harga level paling bawah yang namanya flooring price, supaya memastikan peternak petani itu kemudian tidak dirugikan,” ungkap Sudaryono.

​Sudaryono menambahkan bahwa implementasi kebijakan terpadu ini membawa misi ganda (dual mission) yang menargetkan penguatan pemenuhan gizi anak sekaligus memicu multiplier effect bagi perekonomian lokal.

​”Ini adalah usaha bersama, efeknya dua, perbaikan gizi untuk masa depan anak-anak kita tapi juga adalah perputaran ekonomi bagi ekonomi lokal di pedesaan,” tutup Sudaryono.

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB