Jakarta, ArgumenRakyat.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mendorong dunia usaha meningkatkan aktivitas dan kontribusinya untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 yang ditetapkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seruan itu disampaikan Anindya dalam rapat koordinasi Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Ia meminta pelaku usaha menyikapi optimisme pemerintah terhadap perekonomian secara positif, antara lain lewat aktivitas usaha, investasi, perdagangan, dan penciptaan lapangan kerja.
“Di Kadin, kita wajib untuk berusaha, karena kalau tidak, tidak akan tercapai itu 6, 7, 8 persen,” kata Anindya dalam kesempatan tersebut.
Empat Fokus Utama Kadin
Ketua Umum Kadin memaparkan empat fokus utama dalam mendorong kontribusi dunia usaha, yaitu membawa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas, menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong perdagangan melalui industrialisasi, serta menjadi wadah bagi dunia usaha.
Peningkatan kelas UMKM menjadi perhatian khusus karena sektor itu mencakup sebagian besar unit usaha di Indonesia. Anindya menilai momentum pertumbuhan ekonomi perlu dimanfaatkan agar UMKM tidak hanya berkembang, tetapi benar-benar naik kelas dan memperluas pasar.
Peran Wadah dan Asosiasi Usaha
Ia juga menekankan pentingnya peran Kadin di tingkat provinsi dan asosiasi usaha yang memiliki keahlian di berbagai bidang. Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, menurut dia, perlu dilakukan bersama dengan mencermati berbagai indikator, termasuk investasi asing langsung (FDI), pasar modal, dan penyaluran kredit, agar aktivitas dunia usaha berdampak nyata pada penerimaan devisa dan lapangan kerja nasional.









