Ngapain Kuliah Jauh-Jauh? Kampus Berkualitas STTP Ada di Payakumbuh!

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH, ArgumenRakyat.com — Kuliah di perguruan tinggi negeri di luar kota atau bahkan luar pulau seringkali menjadi pilihan utama para lulusan SMA. Namun, tahukah Anda bahwa Payakumbuh memiliki kampus teknologi berkualitas yang tak kalah bersaing? Dalam podcast Kusieh Bendi di kanal YouTube Dimensia Creative, pimpinan STTP (Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh) membeberkan visi besar kampus swasta kebanggaan masyarakat Luak Limopuluah ini.

STTP: Kampus Teknologi dengan Visi Karakter

Pimpinan STTP membuka diskusi dengan menekankan bahwa STTP bukan sekadar mencetak sarjana teknik, melainkan manusia berkarakter.

“Tujuan pendidikan nasional kita itu mencetak manusia yang beriman, bertakwa kepada Allah, kemudian baru diisi dengan ilmu dan teknologi. Kalau attitude kamu tidak ada juga enggak ada gunanya,” tegasnya [01:30].

Ia menambahkan bahwa apapun yang dibangun tanpa komitmen dan disiplin hanya akan dipandang sebelah mata. “Apapun yang kita bangun, kita tidak serius, kita tidak komit, kita tidak disiplin, kampus kita akan dipandang sebelah mata,” ujarnya [02:15].

Magang di Proyek Nasional, Lulusan STTP Diburu Perusahaan Besar

Salah satu bukti kualitas STTP adalah terserapnya mahasiswa magang di proyek-proyek nasional. Pimpinan STTP mengungkapkan bahwa mahasiswa mereka telah dipercaya di berbagai proyek besar.

“Anak-anak kami magang di jalan tol yang dibangun oleh Utama Karya, di gedung-gedung UNP yang bertingkat, di Pekanbaru, di Jakarta. Mereka itu belum selesai magang, sudah diminta lagi — ‘Bu, nanti anak-anak yang enam orang itu kirim lagi ke tempat kami ya di Jakarta. Kami sangat terbantu oleh mereka,'” paparnya bangga [14:30].

Ia mengakui bahwa selama ini STTP terlalu “silent” dalam hal promosi. “Orang teknik kan kebanyakan silent. Tapi karena kami fokus mencetak anak-anak negeri yang cerdas, berkualitas, dan berintegritas, jadi agak kurang promosi,” jelasnya [15:45].

Baca Juga:  BLAK-BLAKAN BARENG WALIKOTA PAYAKUMBUH: DARI MIMPI MASA KECIL HINGGA MEMBANGUN KOTA

Ngapain Jauh-Jauh? Kampus Berkualitas Ada di Dekat Rumah

Pimpinan STTP mengajak masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya untuk melirik kampus sendiri sebelum jauh-jauh merantau.

“Para orang tua, para siswa tamatan SMA, kampus kita ada di Payakumbuh kok. Payakumbuh, Batusangkar, Bukittinggi, 50 Kota — dekat ini. Ngapain kuliah jauh-jauh? Bermanfaatnya sangat luar biasa,” ajaknya [28:00].

Dosen Harus Terus Upgrade, Mahasiswa Jangan Sampai Lebih Pintar

Tantangan dunia pendidikan yang terus berubah juga menjadi sorotan. Pimpinan STTP menekankan pentingnya pengembangan dosen secara berkelanjutan.

“Dosen itu butuh pembekalan, butuh upgrade terus — perkembangan ilmu dan teknologi. Kadang-kadang ilmu yang disampaikan dosen itu agak ketinggalan dari mahasiswa. Kita punya kampus swasta yang bagus, kenapa enggak di sini saja?” ujarnya [31:00].

Rencana Strategis 20 Tahun ke Depan

Menutup diskusi, pimpinan STTP memaparkan visi jangka panjang kampus yang telah disusun secara matang.

“Kami telah memiliki rencana strategis untuk 20 tahun ke depan, ada empat tahap — dimulai dari tahap konsolidasi,” ungkapnya [53:00].

Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk membuka pintu kerja sama. “Manfaatkanlah anak-anak lulusan STTP dengan sebaik-baiknya dan bukalah pintu untuk kami bisa bekerja sama dan mengabdikan diri di institusi yang Bapak/Ibu pimpin,” pungkasnya.

Baca Juga:  Walikota Zulmaeta Buka Suara: Transportasi Gratis & Revitalisasi Pasar Payakumbuh di Podcast Kusieh Bendi

Podcast Kusieh Bendi: Panggung Eksklusif untuk Brand Anda

Dengan lebih dari 140 episode dan total puluhan ribu penonton, Kusieh Bendi telah menjadi salah satu podcast paling konsisten di Sumatera Barat. Kini, brand Anda bisa menjadi bagian dari perjalanan ini.

Keuntungan jadi sponsor:

✅ Logo Anda terpampang di opening, closing, dan lower third video.
✅ Host menyampaikan pesan brand Anda dalam diskusi — native dan relatable.
✅ Konten Anda muncul di YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook dalam satu paket.
✅ Audiens loyal yang peduli isu sosial, politik, dan ekonomi lokal.
✅ Konten evergreen — terus menghasilkan exposure tanpa biaya tambahan.

Pilih paket yang sesuai: mulai Rp 400.000 sampai Rp 7.500.000.

📞 Diskusi lebih lanjut: WA 0812-6349-2788
📋 Lihat proposal: dimensiacreative.com/proposal/

Bersama kita bangun ekosistem konten Sumatera Barat.

Ikuti terus podcast Kusieh Bendi di YouTube Dimensia Creative untuk diskusi mendalam seputar isu politik, sosial, dan budaya di Sumatera Barat.

Berita Terkait

KNPI Payakumbuh: Efisiensi Disebut ‘Pisau Bedah’ yang Menghantam Aktivitas Pemuda
Ketua Tim Advokasi: SHP Pasar Blok Barat Tak Berdasar Akta Adat
Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering ‘Mentah’ di Pengadilan Negeri
Mantan Anggota DPRD 50 Kota: Dewan Sering Hanya Jadi ‘Tukang Stempel’ Eksekutif
Nabil Anjabi: Film Bagus Tak Harus Mahal, Relevansi Cerita yang Menentukan
Pejabat Zaman Now: Ngonten untuk Transparansi, Bukan Sekadar Personifikasi Citra
Kopi Bukan Cuma Penahan Kantuk: Prof. Rince Alfia Fadri Bicara 28 Antioksidan
Ibadah Bukan Tren, Bekal “Pulang Kampung”: Ustaz Afri Eki Rizal soal Haji & Umrah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:06 WIB

KNPI Payakumbuh: Efisiensi Disebut ‘Pisau Bedah’ yang Menghantam Aktivitas Pemuda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Ketua Tim Advokasi: SHP Pasar Blok Barat Tak Berdasar Akta Adat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering ‘Mentah’ di Pengadilan Negeri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Mantan Anggota DPRD 50 Kota: Dewan Sering Hanya Jadi ‘Tukang Stempel’ Eksekutif

Minggu, 27 September 2026 - 21:09 WIB

Nabil Anjabi: Film Bagus Tak Harus Mahal, Relevansi Cerita yang Menentukan

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB