Universitas Fort De Kock Laporkan Dugaan Tindakan Kekerasan oleh Satpol PP Ke Polresta Bukittinggi

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Foto Kuasa Hukum dari Universitas Fort De Kock (UFDK) Guntur Abdurahman saat melaporkan ke Polresta Bukittinggi

Dok. Foto Kuasa Hukum dari Universitas Fort De Kock (UFDK) Guntur Abdurahman saat melaporkan ke Polresta Bukittinggi

ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Dosen Prodi Hukum yang sekaligus Kuasa Hukum dari Universitas Fort De Kock (UFDK) Guntur Abdurahman melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah oknum satpol PP terhadap civitas akademika di UFDK pada saat Pemerintah Kota Bukittinggi memasang plang aset Pemerintah Kota di kawasan kampus, Rabu (22/7/2026).

Guntur mengatakan bahwa ia membuat laporan atas dugaan tindakan kekerasan tersebut, ke Polresta Bukittinggi pada pukul 13.30 WIB sampai selesai pemeriksaan pada pukul 18.30 WIB.

Ia mengungkapkan bahwa ia melaporkan tindakan dari orang yang memerintahkan langsung atas berjalan operasi tersebut yaitu dari pihak pemerintah.

“Jadi, yang pertama itu jelas pimpinan tertinggi yang memimpin operasi tadi itu, yaitu Wali Kota. Terus, di situ juga ada Camat, Lurah juga ada.” ungkapnya dalam sebuah video di akun Instagram @classymediasumbar pada Rabu (22/7).

Setelah itu yang kedua, yaitu orang yang memberikan fasilitas sehingga terjadinya tindakan tersebut. “Yaitu Komandan Satpol PP,” tuturnya.

Dan yang ketiga, pelaku langsung. “Pelaku yang langsung melakukan kekerasan,” .yaitu orang yang bersangkutan dalam kejadian tersebut.

Guntur mengungkapkan bahwa selain kekerasan, juga ada terjadi intimidasi, pengancaman, serta perampasan handphone.

“Nah, kalau korban kekerasan ada banyak, tapi tadi yang kita laporkan hanya korban 4 orang. 4 Orang itu buktinya jelas, tidak bisa lagi mengelak di situ, tapi kalau korban sebenarnya banyak,” ujarnya.

Baca Juga:  Marapi Erupsi Dini Hari, Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi – Radius Aman Tetap 3 Km dari Kawah Verbeek

Ia mengatakan bahwa korban dari 4 orang tersebut diantaranya ialah pihak civitas kampus yaitu dosen dan mahasiswa. Bahkan ada dosen perempuan diancam dan diintimidasi.

Harapan dosen prodi Ilmu Hukum tersebut, berharap agar pelaku-pelaku dari kejadian ini bisa berlanjut ke ranah persidangan.

“Semua gerombolan yang melakukan kekerasan dan Walikota sebagai orang memerintahkan bersama Camat, lurah dan Kasat Pol PP diproses hukum hingga dihadapkan pada persidangan,” ungkapnya ketika diwancarai melalui via WhatsApp pada Kamis, (23/7).

(Zidan Pratama)

Berita Terkait

Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Dikerahkan
Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin
Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas Jember Terencana
KPK Geledah BPK Jateng, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
Satu Ton Ketamine Diamankan di Perairan Belawan
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas Jember Terencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

KPK Geledah BPK Jateng, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB