Satori Mangkir dari Panggilan KPK Kasus CSR BI-OJK

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Anggota DPR RI Satori tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia dan OJK, sehingga lembaga antirasuah menjadwalkan ulang pemeriksaan, Selasa (1/9).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik KPK sedianya mengagendakan pemeriksaan Satori bersama mantan staf administrasinya, Muhamad Mu'min, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). Namun hingga tenggat waktu pemeriksaan habis, keduanya memilih absen dengan alasan memiliki agenda lain.

Dua Saksi Absen, Pemanggilan Dijadwalkan Ulang

"Untuk penjadwalan pemanggilan saksi STR dan juga MMN kemarin, nanti akan dijadwalkan ulang karena yang bersangkutan tidak hadir, ada agenda lainnya. Nanti kami akan update kembali, karena memang keterangan-keterangan dari kedua saksi ini diperlukan oleh penyidik untuk mengungkap perkara ini," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.

Baca Juga:  Rocky Gerung Sindir Tiyo Ardianto Soal Abstraksi Politik: Jadikan Prabowo Kucing Itu Murni Slapstick

Satori merupakan legislator dari Fraksi Partai NasDem yang kini berstatus tersangka sejak 7 Agustus 2025 atas dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Ia bersama Heri Gunawan, keduanya anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan dana program sosial atau CSR Bank Indonesia dan OJK.

Penyidik Lacak Aset Tersangka

Budi menerangkan penyidik mengusut kasus ini menggunakan pasal gratifikasi serta TPPU dengan perhatian khusus pada penelusuran aset yang diduga diubah bentuk atau disembunyikan ke instrumen lain. Tim penyidik sempat menemukan petunjuk penting saat menggeledah sebuah showroom mobil yang terhubung dengan perkara tersebut.

Baca Juga:  Serahkan 12 Alat Bukti ke Polda Sumbar, Kuasa Hukum YFDK Turut Seret Wali Kota Bukittinggi

"Artinya ada dugaan showroom itu, baik kegiatannya, bangunannya, ataupun barang-barang persediaannya, dalam hal ini mobil-mobilnya, itu diduga diperoleh dari hasil dugaan tindak pidana korupsi tersebut," imbuh Budi. Penyidik juga menduga pelaku membiayai operasional hingga membeli stok kendaraan di showroom menggunakan uang hasil korupsi.

Hingga saat ini, KPK belum menyebutkan kapan jadwal pemanggilan ulang terhadap Satori dan Muhamad Mu'min akan dilaksanakan. Keterangan keduanya dinilai penting untuk mengungkap konstruksi perkara serta menelusuri aliran dana korupsi dana CSR BI dan OJK.

Berita Terkait

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS
Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 10:08 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB