Serahkan 12 Alat Bukti ke Polda Sumbar, Kuasa Hukum YFDK Turut Seret Wali Kota Bukittinggi

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penyerahan dokumen dan bukti kepada tim penyidik Polda Sumbar

Foto: Penyerahan dokumen dan bukti kepada tim penyidik Polda Sumbar

ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Kuasa Hukum Yayasan Fort De Kock (YFDK) menyerahkan 12 alat bukti kepada penyidik Polda Sumatra Barat pada, Rabu (29/7/2026)

Debi Mona Riska, menyerahkan Bukti Dugaan Tindak Pidana yang terjadi di Universitas Fort De Kock (UFDK) pada Kamis (23/7/2026). Ia menyampaikan bahwa telah memberikan keterangan kepada tim penyidik pada Senin, (27/7/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.30 WIB.

Ia mengungkapkan bahwa ini untuk menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana tersebut serta adanya penyebaran berita bohong dari media atas tuduhan kasus tersebut. Oleh karena itu pihak YFDK menyerahkan 12 alat bukti kepada penyidik Kapolda Sumatra Barat, yang terdiri atas tangkapan layar media sosial, foto dan video yang menurut pelapor memperlihatkan dugaan tindak kekerasan, lalu dokumentasi dugaan masuk ke pekarangan tertutup dengan cara melompati pagar, serta berbagai dokumen hukum yaitu putusan pengadilan hingga tingkat Mahkamah Agung (MA), dan dokumen pendukung lainnya.

Baca Juga:  Universitas Fort De Kock Laporkan Dugaan Tindakan Kekerasan oleh Satpol PP Ke Polresta Bukittinggi

Laporan tersebut ditujukan terhadap pihak terlapor, dalam hal ini Wali Kota Bukittinggi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bukittinggi, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota (Satpol PP) Bukittinggi.

Menurut Debi, perbuatan yang dilaporkan diduga memenuhi unsur beberapa tindak pidana, antara lain menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana dengan menyalahgunakan jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 huruf D Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023. Lalu tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana Pasal 262 KUHP, dan memasuki pekarangan tertutup tanpa izin sebagaimana Pasal 257 KUHP, serta dugaan penyebaran fitnah atau berita bohong melalui media massa sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 juncto Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024.

Baca Juga:  Soroti Kasus Menhut, Mantan Wakil Ketua KPK M. Jasin Sebut Pengembalian Amplop Menhut Tak Gugurkan Delik Hukum

Debi berharap kepada Polda Sumatra Barat untuk segera mengambil langkah hukum secara profesional, objektif, dan tegas tanpa pandang bulu, dengan tetap berpegang pada prinsip persamaan di hadapan hukum.

“Bersama ini kami sampaikan perkembangan penanganan laporan di Polda Sumatra Barat terkait dugaan penyebaran berita bohong dan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan UFDK,” tuturnya.

(Zidan Pratama)

Berita Terkait

Kapolres Payakumbuh Kerahkan Lintas Fungsi Sisir Geng Motor
Advokat Payakumbuh Tolak Jalan Pintas KKN di Pengadilan
Tujuh Polisi Surabaya Dimutasi usai Gerebek Narkoba DPRD
Polisi Tangkap Pelaku Bacok-Tembak Tiga Warga Kampung Ambon
Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla
Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi
Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba
Kasus TPKS Betrand Peto Naik ke Penyidikan Polda Metro

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:10 WIB

Kapolres Payakumbuh Kerahkan Lintas Fungsi Sisir Geng Motor

Senin, 2 November 2026 - 17:58 WIB

Advokat Payakumbuh Tolak Jalan Pintas KKN di Pengadilan

Minggu, 1 November 2026 - 11:24 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Bacok-Tembak Tiga Warga Kampung Ambon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi

Berita Terbaru

Amfiteater INS Kayutanam di Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: INS Kayutanam (CC BY-SA 4.0))

Opini

Alam Takambang Jadi Guru: Refleksi Seabad INS Kayutanam

Senin, 2 Nov 2026 - 18:10 WIB

Narasumber podcast Kusieh Bendi membahas independensi advokat. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Hukum

Advokat Payakumbuh Tolak Jalan Pintas KKN di Pengadilan

Senin, 2 Nov 2026 - 17:58 WIB

Ilustrasi kompleks pondok pesantren. (Foto: Wikimedia Commons/CC0)

Nasional

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:02 WIB

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran. (Foto: Dok. iNews)

Ekonomi

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran

Senin, 2 Nov 2026 - 11:57 WIB