Tak Cuma Kenyang, Tapi Bergizi! Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Inovasi Menu Kreatif di Program Makan Gratis

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Cuma Kenyang, Tapi Bergizi! Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Inovasi Menu Kreatif di Program Makan Gratis (foto ugm.ac.id)

Tak Cuma Kenyang, Tapi Bergizi! Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Inovasi Menu Kreatif di Program Makan Gratis (foto ugm.ac.id)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Pemerintah terus mematangkan implementasi program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak ingin sekadar menjadi rutinitas bagi-bagi makanan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan instruksi tegas: penyedia layanan wajib menghadirkan menu yang kreatif, variatif, dan kaya nutrisi.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam koordinasi terbaru di Jakarta, Rabu (4/3/2026), Abdul Mu’ti menekankan bahwa aspek kualitas harus berada di atas kuantitas. Program ini dirancang bukan hanya untuk mengisi perut siswa, melainkan sebagai instrumen strategis untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Menu harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak dan tetap menarik secara visual maupun rasa. Jangan sampai makanan bergizi justru terbuang sia-sia (plate waste) hanya karena tampilannya kurang variatif atau tidak sesuai selera anak-anak,” tegas Abdul Mu’ti.

Baca Juga:  Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana

Strategi Gizi Seimbang: Isi Piringku Jadi Acuan

Sejalan dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), setiap porsi makanan wajib memenuhi komposisi gizi seimbang. Pemerintah menggarisbawahi pentingnya kehadiran protein hewani dan nabati, karbohidrat, sayuran, hingga buah-buahan dalam setiap kotak makanan yang dibagikan.

Langkah ini diprioritaskan terutama bagi wilayah-wilayah yang masih berjuang melawan angka stunting dan kekurangan gizi kronis. Dengan nutrisi yang tepat, diharapkan konsentrasi belajar siswa di kelas dapat meningkat secara signifikan.

Efek Ganda: Gizi Anak Terjamin, Ekonomi Lokal Melejit

Selain fokus pada kesehatan, program ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Pemerintah menginstruksikan pemanfaatan bahan pangan dari petani dan peternak lokal di sekitar satuan pendidikan.

“Kita ingin menciptakan multiplier effect. Anak-anak kita sehat dan cerdas, sementara petani dan UMKM pangan di daerah ikut berdaya karena produknya diserap langsung oleh program ini,” tambah kutipan dalam rilis tersebut.

Pengawasan Ketat: Tanpa Kompromi Soal Higienitas

Menanggapi kekhawatiran publik soal keamanan pangan, pemerintah memastikan adanya pengawasan berlapis. Standar kebersihan dapur umum (Unit Pelayanan) hingga proses distribusi akan diawasi secara berkala untuk menjamin makanan sampai ke tangan siswa dalam kondisi segar dan higienis.

Baca Juga:  Kejagung Ungkap Temuan Baru: Dugaan Korupsi Pengadaan Motor BGN Seret Oknum TNI Aktif

Langkah inovasi menu ini mendapat dukungan penuh dari para wali murid. Mereka berharap program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjadi fondasi nyata, bukan sekadar urusan administratif belaka.


Sumber Berita:

  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI

  • Panduan Operasional Badan Gizi Nasional (BGN) 2026

  • Laporan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Nasional

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Jet Tempur
Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Sudaryono Ditunjuk Jadi Pengganti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru