Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. Istimewa)

Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. Istimewa)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan catatan historis yang mengejutkan terkait dinamika regulasi ketenagakerjaan di tanah air.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan elemen serikat pekerja pada Jum’at, 24 Juli 2026 dalam pidatonya ia mengaku pernah mengambil sikap berseberangan dengan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) kluster ketenagakerjaan. Kapolri membeberkan bahwa dirinya secara diam-diam berkolaborasi dengan jajaran pimpinan buruh untuk mengawal dan menyuarakan aspirasi para pekerja.

Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa aspek perlindungan hukum (legal protection) serta hak-hak keperdataan pekerja tetap terjamin di tengah gelombang reformasi regulasi.

​”Bahwa saya adalah salah satu enggak tahu yang lain ada atau enggak yang menolak Omnibus Law khususnya terkait dengan masalah Ciptaker,” ujar Listyo Sigit Prabowo dalam keterangannya.

Baca Juga:  Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta

​Lebih lanjut, Kapolri sejak zaman Joko Widodo itu tersebut menekankan komitmennya dalam memperjuangkan substansi perundang-undangan agar berpihak pada kesejahteraan kelas pekerja. Menurutnya, pergerakan ini dilakukan di balik layar hingga akhirnya pilar peradilan konstitusi mengeluarkan putusan yang memihak buruh. “Dan saya memperjuangkan bersama diam-diam dengan teman-teman buruh, beberapa orang termasuk Pak Andi Gani di dalamnya untuk terus mengawal, dan alhamdulillah MK buruh bisa menang,” tuturnya.

​Ikatan emosional dan pendekatan humanis (persuasive approach) ini diakui Sigit telah terbangun sejak dirinya mengemban amanah sebagai Kapolda Banten. Ia berupaya mengubah paradigma hubungan industrial agar kepolisian dan massa buruh tidak selalu berada dalam posisi reaktif atau berhadapan secara konfrontatif saat penyampaian pendapat di muka umum.

Baca Juga:  Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi

​Sigit berharap, revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan yang saat ini bergulir dapat menjadi instrumen yuridis yang kokoh demi meningkatkan taraf hidup pekerja. Pasalnya, ia memandang pekerja memiliki peranan vital sebagai pilar perekonomian nasional.

​”Sehingga kemudian Undang-Undang Ketenagakerjaan yang saat ini sedang direvisi ini betul-betul bisa memperjuangkan apa yang rekan-rekan perjuangkan selama ini untuk terus menjaga agar buruh ke depan hak-haknya bisa dilindungi, kesejahteraannya bisa terus terjaga, karena kita juga ingin bahwa buruh Indonesia terus sejahtera,” tegasnya.

​Ia menambahkan bahwa peran buruh sangat penting bagi negara. “…karena bagi saya buruh adalah pahlawan devisa dan sampai sekarang itu tertanam di hati saya,” ucap Sigit mengakhiri pernyataannya

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB