Kejagung Ungkap Temuan Baru: Dugaan Korupsi Pengadaan Motor BGN Seret Oknum TNI Aktif

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan baru terkait kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program di Badan Gizi Nasional (BGN). Kasus ini kini memasuki babak baru setelah penyidik menemukan adanya keterlibatan dari oknum perwira TNI aktif serta menetapkan tersangka baru dari pihak birokrasi, hal itu diutarakan oleh Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi kepada awak media di kantornya, Kamis (2/7/2026).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaiman Nahdi, menjelaskan bahwa oknum TNI aktif yang terlibat memegang posisi strategis dalam proyek tersebut. Karena melibatkan unsur militer, Kejagung akan berkoordinasi dengan pihak militer untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:  Peluang Emas UMKM 2026: Cara Daftar Jadi Mitra Program Makan Bergizi Gratis, Anggaran Tembus Rp335 Triliun

“Adanya keterlibatan oknum TNI aktif ya di sini yang menjabat selaku sekretaris deputi bidang penyediaan dan penyaluran BGN dan juga selaku pejabat membuat komitmen atau PPK dalam pengadaan barang jasa ya terutama pengadaan sepeda motor di situ ya,” kata Syarief.

Akibat adanya keterlibatan unsur militer tersebut, Syarief menegaskan bahwa penanganan perkara terhadap oknum perwira berinisial BU ini akan dilakukan melalui mekanisme peradilan koneksitas. Mekanisme ini melibatkan kolaborasi antara penyidik pidana khusus dan militer.

“Untuk itu penanganan terhadap ee oknum tersebut yaitu Saudara BU itu dilaksanakan secara koneksitas bersama dengan penyidik pada jaksa Agung Muda Militer,” jelas Syarief.

Selain mengungkap peran oknum TNI, Jampidsus Kejagung juga bergerak cepat dengan memperpanjang daftar tersangka dalam kasus tata kelola di BGN ini. Syarief menyebutkan bahwa pihaknya telah menetapkan satu tersangka baru berinisial LMI, yang memiliki posisi penting di internal BGN hingga awal tahun 2025.

Baca Juga:  HUT ke-81 RI, Ratusan Satpol PP DKI Disiagakan

“Beberapa hari yang lalu kami menetapkan satu orang tersangka lagi ya yaitu Saudara LMI ini menjabat selaku Kepala Biro Hukum dan Humas BGN itu sampai Maret 2025 dan saat ini selaku sekretaris deputi bidang promosi dan kerja sama pada BGN ya,” tegas Syarief.

Hingga saat ini, Kejagung bersama Jaksa Agung Muda Pidana Militer terus mendalami aliran dana dan modus operandi dalam pengadaan sepeda motor tersebut demi menuntaskan kasus korupsi tata kelola makan bergizi gratis ini secara transparan.

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB