BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan keterangan usai melaporkan realisasi investasi kepada Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Dok. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz)

Foto: Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan keterangan usai melaporkan realisasi investasi kepada Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Dok. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – ​Pemerintah terus memutar otak untuk mengoptimalkan aset-aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini berjalan kurang efisien alias idle. Langkah konkret dilakukan lewat peluncuran program Danantara Housing, sebuah skema khusus yang ditujukan untuk menyerap ribuan unit hunian baik apartemen maupun rumah pasokan BUMN yang hingga kini menumpuk dan belum laku terjual di pasar.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, menyampaikan perkembangan program strategis tersebut secara langsung saat menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026) siang.

​Program ini dirancang guna memfasilitasi skema pembiayaan (Financing Mechanism) yang jauh lebih fleksibel dan ramah kantong bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Strategi re-marketing aset properti milik plat merah ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam mendukung akselerasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi flagship pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Polri Minta Tambahan Anggaran untuk 2027, Berapa Angkanya?

​“Kemudian juga rencana kita akan melakukan ada beberapa pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini belum, sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing untuk itu bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik,” tegas Rosan kepada awak media di Istana, sebagaimana masih dari Tirto.id.

​Langkah Agresif Streamlining BUMN

​Tak sekadar urusan real estate, laporan Rosan kepada Kepala Negara juga menyentuh agenda restrukturisasi yang jauh lebih besar. Danantara tengah gencar melakukan streamlining atau perampingan struktur korporasi pada ratusan BUMN beserta anak-cucu usahanya guna mengikis efisiensi birokrasi dan tumpang tindih portofolio bisnis.

​Target perampingan ini dinilai sangat agresif. Hingga penghujung Juli 2026, agenda konsolidasi bisnis tersebut diproyeksikan telah melahap lebih dari 250 entitas perusahaan BUMN.

​“Ini aja, diminta bicara pelaporan mengenai update beberapa hal yang berhubungan dengan Danantara. Di antaranya juga kita update streamlining dari perusahaan-perusahaan BUMN, yang di mana pokoknya akhir bulan ini streamlining kan sudah 250, bahkan bisa mencapai, mungkin lebih dari 250 perusahaan,” ungkapnya, melansir Tirto.id.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Beri Penghormatan bagi Pahlawan Buruh

​Dalam praktiknya, proses streamlining tersebut mencakup langkah corporate restructuring di berbagai lini sektor vital. Rosan mencontohkan aksi penggabungan (merger) dan pengerusan aset manajemen di sektor perbankan serta keuangan mikro, termasuk efisiensi pada PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Langkah serupa disuntikkan ke dalam sektor logistik, serta percepatan integrasi (asset consolidation) pada ekosistem perhotelan dan jaringan rumah sakit milik BUMN.

​Di sisi lain, publik juga menantikan respons terkait isu makroekonomi, salah satunya pergerakan pasar pascamundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Namun, saat diberondong pertanyaan mengenai potensi market shock tersebut, Rosan memilih enggan berspekulasi dan bergegas melanjutkan agenda rapat berikutnya.

​“Nanti saya kembali lagi untuk acara berikutnya. Nanti saya balik,” ucapnya, dikutip dari Tirto.id.

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB