Cuaca Buruk di Teluk Bone: KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam, KM Mandala Nusantara Putar Balik

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca Buruk di Teluk Bone: KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam

Cuaca Buruk di Teluk Bone: KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam

BONE, ArgumenRakyat.com – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Teluk Bone pada Sabtu (14/2/2026) mengakibatkan dua insiden laut serius yang melibatkan kapal dari dan menuju Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

KM Cahaya Intan Selebes Karam di Bombana

Kapal Motor (KM) Cahaya Intan Selebes dilaporkan tenggelam di perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, setelah bertolak dari Pelabuhan Bajoe. Kapal berbendera kayu dengan bobot GT 44 ini mengalami kebocoran lambung setelah dihantam gelombang tinggi sekitar tiga jam setelah keberangkatan.

Beruntung, sebanyak 20 orang yang terdiri dari 13 penumpang dan 7 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas. Para korban kini telah dievakuasi ke Puskesmas Boepinang untuk mendapatkan perawatan medis akibat trauma dan kedinginan.

Baca Juga:  Belajar dari Kasus UI: Mengapa Korban Kekerasan Seksual Seringkali Sulit Bersuara?

KM Mandala Nusantara Putar Balik ke Kolaka

Di saat yang hampir bersamaan, Kapal Feri KM Mandala Nusantara rute Kolaka–Bajoe terpaksa memutar balik haluan kembali ke Pelabuhan Kolaka. Keputusan ini diambil nakhoda demi keselamatan setelah kapal dihantam cuaca buruk di tengah laut.

Akibat guncangan ombak yang dahsyat, sejumlah kendaraan di dalam lambung kapal dilaporkan terbalik dan saling bertabrakan. Video yang beredar menunjukkan sebuah truk pengangkut ikan terguling hingga muatannya berserakan di lantai dek kapal. Pihak otoritas memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden Mandala Nusantara, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Baca Juga:  Protes Suara Tadarus oleh WNA di Gili Trawangan Jadi Perhatian Publik

Himbauan Otoritas Pelabuhan

Pihak Basarnas dan Syahbandar menghimbau seluruh operator kapal untuk terus memantau peringatan dini cuaca dari BMKG sebelum melakukan pelayaran di sekitar Teluk Bone. Saat ini, koordinasi lintas instansi masih dilakukan untuk mendata total kerusakan dan memastikan jalur pelayaran kembali aman.

Penulis: Tim Redaksi ArgumenRakyat Editor: Admin ArgumenRakyat

Sumber Berita:

  • Laporan Satuan Polairud Polres Bone & Bombana (14 Februari 2026).

  • Keterangan Humas KPP Basarnas Kendari terkait evakuasi KM Selebes.

  • Data Operasional Pelabuhan Bajoe mengenai KM Mandala Nusantara.

Berita Terkait

Belajar dari Kasus UI: Mengapa Korban Kekerasan Seksual Seringkali Sulit Bersuara?
Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot
Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa
Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Industri Musik Indonesia Berduka
Marapi Erupsi Dini Hari, Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi – Radius Aman Tetap 3 Km dari Kawah Verbeek
Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Sabah Malaysia, Getaran Terasa hingga Kalimantan Utara
Protes Suara Tadarus oleh WNA di Gili Trawangan Jadi Perhatian Publik
Haul ke-77 Tan Malaka, Momentum Menghidupkan Kembali Tradisi Berpikir Kritis

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:11 WIB

Belajar dari Kasus UI: Mengapa Korban Kekerasan Seksual Seringkali Sulit Bersuara?

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:23 WIB

Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:25 WIB

Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Industri Musik Indonesia Berduka

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:07 WIB

Marapi Erupsi Dini Hari, Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi – Radius Aman Tetap 3 Km dari Kawah Verbeek

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB