PLN Sumbar Pastikan Kondisi Kelistrikan Sudah Pulih 100 Persen

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Petugas Tengah Menyambung Arus yang Terputus

Ilustrasi: Petugas Tengah Menyambung Arus yang Terputus

ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Sistem kelistrikan di Sumatra Barat (Sumbar) dilaporkan telah kembali normal pasca-gangguan massal (blackout) yang melanda beberapa wilayah provinsi di Pulau Sumatra. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumbar, Ajrun Karim, mengonfirmasi bahwa pemulihan total berhasil dicapai pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026.

Pihak otoritas meyakinkan publik bahwa stabilitas pasokan daya kini berada dalam status aman, sehingga potensi pemadaman susulan dapat dieliminasi. Terkait capaian tersebut, Ajrun Karim secara eksplanatif memaparkan dinamika pemulihan kepada Argumen Rakyat: ”Kondisi kelistrikan kita di Sumbar sudah pulih 100 persen, sejak jam 05:07 WIB. Sudah tidak ada pemadaman,” ungkap Ajrun.

Menjawab kekhawatiran publik mengenai probabilitas terjadinya kegagalan sistemik serupa di masa mendatang, Ajrun Karim secara asertif memberikan garansi, ”Sudah enggak ada. Kebutuhan daya sudah tercukupi sehingga tidak ada pemadaman lagi. Pukul 03:00 dini hari tadi udah memasuki 80 persen, naik di jam 04:00 sudah 90 persen, dan puncaknya ada di pukul 05:07 udah 100 persen,” tuturnya.

Baca Juga:  Syekh Ibrahim Kumpulan, Tokoh Naqsyabandiyah dari Pasaman

Investigasi teknis menunjukkan tidak ada kerusakan struktural pada jaringan lokal di Sumbar. Efek domino ini dipicu oleh gangguan pada interkoneksi Jambi yang memicu sistem proteksi otomatis. Mengurai kausalitas fenomena tersebut, Ajrun Karim secara komprehensif mengelaborasi, ”Untuk kondisi fasilitas maupun infrastruktur kelistrikan di Sumbar semuanya dalam kondisi aman, tidak ada kendala. Tapi memang kondisi di Sumbar terdampak karena kerusakan yang ada di Jambi. Sehingga sistem pembangkit nya ikut keseret dan ikut trip. Karena sistem keamanan pembangkitnya terganggu, karena kalau dia terganggu dia akan ikut merobohkan dirinya,” jelas Ajrun.

Baca Juga:  Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri

Sebagai langkah mitigasi psikologis guna meredam kepanikan massal, alumnus ITS Surabaya tersebut menyampaikan permohonan maaf sekaligus restrukturisasi imbauan konsumsi energi. Melalui pendekatan persuasif, Ajrun Karim secara empatik memungkasi, ”Yang pertama mohon maaf, bagaimanpun kami PLN sudah cukup merepotkan dan tidak membuat nyaman masyarakat. Alhamdulillah saat ini terhitung pukul 05:07 dini hari Minggu (25/5) semua kondisi kelistrikan sistem di Sumbar sudah pulih 100 persen, sehingga masyarakat sudah tidak perlu lagi untuk menggunakan listrik semaksimal mungkin, sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan. Insya Allah sudah aman, tidak ada pemadaman,” pungkas Ajrun.

Berita Terkait

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri
PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum
Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK
PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang
Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang
Wamensesneg Jelaskan Sumber Dana Sapi Kurban Presiden
Aroma Tidak Mengenakkan di Zona Industri PT Merak Chemicals, Kota Cilegon
Pegawai P3K Kominfo Tewas Setelah Jatuh dari Loteng Satpol PP Kab. Solok

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:47 WIB

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:39 WIB

PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:24 WIB

Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:44 WIB

PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:55 WIB

Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang

Berita Terbaru