KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Suap Pengadaan

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Edison, Bupati Muara Enim (Dok. @pemkab_muaraenim)

Foto: Edison, Bupati Muara Enim (Dok. @pemkab_muaraenim)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Dramaturgi pemberantasan korupsi kembali memakan korban di daerah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat orang tersangka menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim. Salah satu pusaran utama dalam perkara rasuah ini menjerat sang Bupati, Edison.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparatur antirasuah bergerak senyap di dua wilayah, menciduk sepuluh orang sebelum mengerucutkan status hukum keempatnya. Korps berseragam cokelat-putih itu turut mengamankan barang bukti manifes berupa uang tunai berkisar Rp2 miliar. Kasus ini disinyalir berkelindan erat dengan patgulipat proyek pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem 2026: Tips Mitigasi Bencana dan Panduan Kesiapsiagaan Keluarga

Edison sejatinya telah diringkus sejak Senin (8/6/2026) di Sumatra Selatan. Dalam visual yang beredar sang bupati tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa pagi dan tak mengatakan apapun. Ia mengenakan kemeja biru bergaris putih, ia melangkah konstan menuju ruang pemeriksaan di lantai dua.

Baca Juga:  Abraham Samad: KPK Tak Perlu Verifikasi, Langsung Panggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

Terkait konstruksi perkara, juru bicara kelembagaan antirasuah, Budi Prasetyo dilansir dari Tirto.id, memberikan artikulasi eksplisit mengenai klaster para tersangka:

“Dari empat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka ada dari sisi penyelenggara negara, ada dari sisi swasta. Benar, salah satunya adalah bupati,” kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

Ekskalasi pemeriksaan kini terus bergulir guna membongkar jejaring hitam birokrasi di bumi Sriwijaya tersebut

Berita Terkait

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon
Akrobat Bisnis Seluler Pasca-Ketukan Palu MK: Era Kuota Hangus Resmi Berakhir?
TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil
Universitas Fort De Kock Laporkan Dugaan Tindakan Kekerasan oleh Satpol PP Ke Polresta Bukittinggi
Rekam Jejak Tersangka Korupsi KBS, Chairul Anwar
Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK
Duka di Balik Dinding Gupusmu II: Kala Prosedur Rutin Berujung Petaka
Penyidik Gabungan Polri Sambangi Gedung Bundar Kejagung, Bawa Koper Besar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:49 WIB

Akrobat Bisnis Seluler Pasca-Ketukan Palu MK: Era Kuota Hangus Resmi Berakhir?

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:26 WIB

Universitas Fort De Kock Laporkan Dugaan Tindakan Kekerasan oleh Satpol PP Ke Polresta Bukittinggi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:15 WIB

Rekam Jejak Tersangka Korupsi KBS, Chairul Anwar

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK

Berita Terbaru