Jakarta, ArgumenRakyat.com — Tulang yang kuat tidak hanya bergantung pada asupan kalsium dan vitamin D, sebab aktivitas fisik berperan penting menjaga kepadatan tulang, terutama seiring bertambahnya usia.
Osteoporosis adalah kondisi ketika tulang menjadi rapuh dan lebih mudah patah. Kondisi ini dapat berkembang tanpa gejala yang jelas hingga seseorang mengalami patah tulang, sehingga menjaga kesehatan tulang perlu dilakukan sejak dini.
Mengapa Beban Penting bagi Tulang
Ketika tubuh bergerak dan tulang menerima beban, rangsangan mekanis tersebut membantu mempertahankan kepadatan tulang. Rujukan pada jurnal BMC Endocrine Disorders menyebut olahraga dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang, terutama pada perempuan pascamenopause dan laki-laki yang berisiko atau sudah mengalami osteoporosis.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Jalan cepat termasuk aktivitas yang relatif mudah dilakukan. Saat berjalan, tulang kaki dan panggul menopang berat tubuh sehingga menerima beban mekanis. Latihan menahan beban lain dapat berupa naik tangga atau aktivitas yang membuat tubuh menopang beratnya sendiri.
Kekuatan, Kombinasi, dan Keseimbangan
Latihan kekuatan atau resistance training dapat dilakukan dengan beban, mesin latihan, maupun berat tubuh sendiri. Mengutip jurnal Archives of Osteoporosis, latihan aerobik, latihan resistensi, dan kombinasi keduanya berkaitan dengan peningkatan kepadatan mineral tulang pada tulang belakang bagian lumbar, panggul, dan leher tulang paha, khususnya pada perempuan pascamenopause.
Latihan keseimbangan seperti tai chi membantu meningkatkan kontrol tubuh dan mengurangi risiko jatuh, yang dapat berujung pada patah tulang. Jenis dan intensitas latihan perlu disesuaikan dengan usia, kemampuan fisik, serta kondisi tulang, dan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan membantu menentukan pilihan yang aman.









