Jakarta, ArgumenRakyat.com — Kecerdasan emosional berperan penting saat menghadapi tekanan dan konflik, dan sejumlah tanda berikut bisa menjadi petunjuk bahwa kemampuan mengelola emosi perlu dilatih lagi.
Menurut Psychology Today, kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ) adalah kemampuan mengenali dan mengelola emosi diri sendiri serta emosi orang lain. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi juga mampu memahami situasi sosial dan mengambil keputusan bijak.
Ada tujuh tanda yang bisa dikenali dari kebiasaan sehari-hari. Pertama, sulit menyampaikan pendapat secara tegas ketika tidak setuju. Kedua, mudah stres dan sulit mengelola emosi saat menghadapi tekanan kecil.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Kesulitan Mendeskripsikan Perasaan
Tanda lain adalah kesulitan mendeskripsikan perasaan secara spesifik, misalnya hanya menjawab sedang merasa buruk tanpa tahu penyebabnya. Seseorang juga bisa terus memikirkan kesalahan masa lalu sehingga merasa cemas untuk mencoba lagi.
Selain itu, ada kecenderungan terburu-buru menarik kesimpulan dan mengabaikan informasi yang bertentangan, sulit melupakan kesalahan orang lain, serta sering merasa disalahpahami. Pola itu membuat hubungan sosial ikut terdampak.
Emosi Bisa Dilatih
Kecerdasan emosional bukanlah sesuatu yang saklek. Dengan mengenali pola perilaku dan melatih respons yang lebih sehat, seseorang dapat meningkatkan kemampuan mengelola emosi serta membangun hubungan yang lebih baik.









