Roy Suryo Naik Pitam: Drama Intervensi di Sidang Praperadilan

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roy Suryo usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026).

Roy Suryo usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026).

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mendadak tegang pada Senin (29/6/2026). Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, tak mampu membendung kekesalannya saat menjalani sidang perdana gugatan praperadilan terkait keabsahan proses penangkapan dan penggeledahan terhadap dirinya oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Kemarahan pakar telematika ini dipicu oleh aksi tak terduga dari seorang pria berinisial CS. Pria yang dikenal sebagai pendukung Joko Widodo dan mengaku berprofesi sebagai advokat tersebut tiba-tiba maju ke meja persidangan. CS meminta kepada majelis hakim agar dirinya dilibatkan sebagai pihak dalam perkara tersebut. Aksi serondolan ini dinilai Roy sebagai bentuk intervensi amatir yang merusak jalannya persidangan.

Baca Juga:  Babak Akhir Drama Ijazah: Polda Metro Jaya Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis Melalui 'Restorative Justice'

“Yang lucu tadi ada di tengah-tengahnya ada pihak yang tidak berkompeten tiba-tiba maju ke depan dan ingin selaku turut termohon juga ya, padahal dia itu katanya lawyer profesional, inisialnya CS, sering kita lihat dia di antara para termul” sindir Roy Suryo dengan nada masygul usai persidangan.

Menurut Roy, tindakan CS sama sekali tidak memiliki dasar hukum yang jelas dalam ranah hukum acara pidana. “Itu sungguh memalukan ya, tiba-tiba mau ikut serta. Sejelek-jeleknya, sependek-pendeknya pengetahuan saya dalam ilmu hukum, yang namanya pihak yang mengajukan intervensi itu hanya ada di perdata, tidak ada di dalam praperadilan. Belajar di mana itu saudara CS itu?” cetus Roy mempertanyakan kapasitas sang advokat.

Baca Juga:  Alarm Bagi Dunia Pendidikan: Memahami Fenomena 'Grooming' dan Cara Melindungi Santri di Lingkungan Pesantren

Di luar insiden intervensi tersebut, tim kuasa hukum Roy Suryo fokus mempermasalahkan empat poin utama dalam gugatan praperadilan ini. Mereka menggugat tindakan upaya paksa yang dilakukan kepolisian pada 19 Juni lalu, yang meliputi penangkapan, penahanan, penggeledahan, serta status pencekalan terhadap Roy. Kuasa hukum menilai proses tersebut cacat hukum karena dilakukan tanpa izin RT/RW setempat serta tanpa adanya penetapan resmi dari pengadilan.

Guna memperkuat dalilnya, kubu Roy berencana menghadirkan sejumlah saksi dan barang bukti, termasuk rekaman video saat penangkapan terjadi.

Berita Terkait

8 Warga SAD Penyerang Mapolres Merangin Ditangkap
Pengacara di Metro Lampung Ditangkap atas Dugaan Penggelapan
Menteri Imipas Bantah Terima Setoran Rp40 Juta per Pekan
KPK Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto soal Pajak Daerah
HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Dikerahkan
Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:42 WIB

8 Warga SAD Penyerang Mapolres Merangin Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Pengacara di Metro Lampung Ditangkap atas Dugaan Penggelapan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menteri Imipas Bantah Terima Setoran Rp40 Juta per Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:59 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto soal Pajak Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:45 WIB

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Berita Terbaru

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla. (Foto: ANTARA)

Nasional

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:48 WIB

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:43 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:37 WIB

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan. (Foto: detikcom)

Nasional

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:31 WIB

Grasstrack Payakumbuh Sapu Bersih 6 Emas Porprov Sumbar. (Foto: ANTARA)

Daerah

Grasstrack Payakumbuh Sapu Bersih 6 Emas Porprov Sumbar

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:26 WIB