Gunung Merapi Kembali Menggeliat, Warga Lereng Diminta Waspada

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kementerian ESDM

Foto: Kementerian ESDM

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Aktivitas seismik Gunung Merapi kembali melonjak tajam pada Selasa malam, 16 Juni 2026. Dalam kurun waktu kurang dari 30 menit, gunung api paling aktif di Indonesia ini meluncurkan dua kali guguran awan panas berturut-turut yang mengarah ke sektor barat dan barat daya.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini memicu alarm kewaspadaan bagi masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana. Menurut laporan visual, wedhus gembel pertama meletup pada pukul 19.10 WIB.

Baca Juga:  Nasional Siaga: Status Darurat Bencana Ditetapkan untuk Wilayah Sumatera dan Jawa

Material vulkanik tersebut meluncur sejauh 2.000 meter mengarah ke barat, tepatnya menuju hulu Kali Putih di wilayah Kabupaten Magelang. Tak berselang lama, tepatnya pukul 19.30 WIB, Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran kedua. Kali ini, luncuran material mencapai jarak 1.700 meter menuju hulu Kali Krasak di sektor barat daya.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Waspada, Masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota Diminta Siaga

Meski intensitas guguran meningkat signifikan, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Magelang mengonfirmasi belum ada laporan mengenai dampak langsung, seperti hujan abu vulkanik di permukiman warga. Walau begitu, otoritas setempat segera mengeluarkan imbauan tegas. Warga yang berada di kawasan lereng diminta memperketat kesiapsiagaan dan mutlak menjauhi radius bahaya yang telah ditetapkan demi menghindari risiko fatal dari aktivitas vulkanik yang tak menentu ini.

Berita Terkait

Guangdong Dikepung Banjir, Monsun Musim Panas Paksa Puluhan Ribu Warga Mengungsi
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Waspada, Masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota Diminta Siaga
Operasi SAR Gunung Dukono Berakhir: 20 Pendaki Terdampak Erupsi Berhasil Dievakuasi
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, 7 Wilayah Ini Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang
Gempa M 4,0 Guncang Pangandaran, Tak Ada Kerusakan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:19 WIB

Gunung Merapi Kembali Menggeliat, Warga Lereng Diminta Waspada

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:45 WIB

Guangdong Dikepung Banjir, Monsun Musim Panas Paksa Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:16 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Waspada, Masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota Diminta Siaga

Senin, 11 Mei 2026 - 11:00 WIB

Operasi SAR Gunung Dukono Berakhir: 20 Pendaki Terdampak Erupsi Berhasil Dievakuasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:00 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, 7 Wilayah Ini Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Berita Terbaru

Foto: Jokowi saat ditanyai perihal penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di kediamannya, di Kota Surakarta (Solo), Jum'at 19 Juni 2026

Hukum

Jokowi Beri Respon Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:55 WIB

Foto: Gibran dalam kunjungan ke NTT, 18 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

Nasional

Gibran Sebut Program MBG Sangat Bermanfaat di Wilayah 3T

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:32 WIB

Foto: Konpers Kejaksaan RI, Kamis (18/6) malam

Hukum

Ada Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Program MBG

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:50 WIB