BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Waspada, Masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota Diminta Siaga

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Waspada, Masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota Diminta Siaga(Foto AI)

Ilustrasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Waspada, Masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota Diminta Siaga(Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, PAYAKUMBUH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca status Waspada untuk Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (16/5/2026). Peringatan ini muncul menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut awal pekan lalu. Selasa (12/5/2026) malam, hujan deras menyebabkan Sungai Batang Agam dan Sungai Batang Sandir meluap.

 Prakiraan Cuaca Hari Ini

BMKG memprediksi cuaca di kedua wilayah tersebut bervariasi pada Sabtu (16/5/2026). Kota Payakumbuh cenderung berawan sepanjang hari. Hujan ringan berpotensi turun pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 16.00–19.00 WIB. Sementara Kabupaten Limapuluh Kota berpotensi mengalami hujan sedang pada malam hari. Suhu udara di Payakumbuh berkisar antara 21–28 derajat Celcius.

Meski Payakumbuh hanya diguyur hujan ringan, BMKG dan tim satgas bencana mengimbau masyarakat tetap siaga penuh. Wilayah tetangga seperti Limapuluh Kota dan Tanah Datar berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir. Kenaikan debit air sungai kiriman dari hulu sangat mungkin terjadi. Hal ini bisa memicu banjir susulan seperti kejadian awal pekan lalu.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem 2026: Tips Mitigasi Bencana dan Panduan Kesiapsiagaan Keluarga

Banjir Selasa malam (12/5/2026) merendam beberapa kelurahan di Payakumbuh, antara lain Nunang Daya Bangun, Ibuah, dan Padang Karambia. Di Kelurahan Nunang Daya Bangun, genangan air merendam tiga rumah warga dan SDN 58.

Dampak terparah justru terjadi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Sekitar 600 kepala keluarga atau 2.053 jiwa sempat terisolasi total. Longsor menutup akses jalan utama keluar-masuk nagari. Jalan tersebut juga amblas parah menyerupai sinkhole. Akibatnya, aktivitas masyarakat lumpuh total. Kendaraan sama sekali tidak bisa melintas. Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh, Mawardi Dt Sinaro Paneh, meminta bantuan segera dari pemerintah daerah.

Luapan Sungai Batang Sandir juga merusak Nagari Tungkar. Sungai ini berhulu di Kabupaten Tanah Datar dan bermuara ke Sungai Batang Agam Payakumbuh. Luapan tersebut merendam areal persawahan warga yang tinggal seminggu lagi siap panen. Selain itu, luapan merusak lubuk ikan larangan dan memutuskan pipa Pamsimas. Pipa itu mengaliri ratusan rumah penduduk.

Baca Juga:  Misteri Gelap Gulita di Jantung Sumatra

Desakan Status Tanggap Darurat

Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, turun langsung meninjau lokasi bencana. Ia mendesak pemerintah daerah segera menetapkan status tanggap darurat. Menurutnya, status ini penting untuk melegalkan penggunaan Biaya Tak Terduga (BTT) dalam APBD 2026. Dengan begitu, proses penanganan dan mobilisasi bantuan bisa berjalan lebih cepat.

BMKG dan pemerintah daerah mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana, terutama di bantaran sungai dan lereng perbukitan, harus tetap waspada. Potensi banjir susulan, tanah longsor, dan angin kencang masih mengancam. Utamakan keselamatan diri dan keluarga.(**)

Berita Terkait

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri
PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum
PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang
Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang
Aroma Tidak Mengenakkan di Zona Industri PT Merak Chemicals, Kota Cilegon
Pegawai P3K Kominfo Tewas Setelah Jatuh dari Loteng Satpol PP Kab. Solok
Mobil Anggota DPR Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Tewas
PLN Sumbar Pastikan Kondisi Kelistrikan Sudah Pulih 100 Persen

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:47 WIB

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:39 WIB

PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:44 WIB

PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:55 WIB

Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Aroma Tidak Mengenakkan di Zona Industri PT Merak Chemicals, Kota Cilegon

Berita Terbaru