Gempa M 4,0 Guncang Pangandaran, Tak Ada Kerusakan

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa M 4,0 Guncang Pangandaran (Foto AI)

Ilustrasi Gempa M 4,0 Guncang Pangandaran (Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian ini pada Senin (4/5/2026) dini hari. Gempa terjadi sekitar pukul 02.06.13 WIB.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pusat gempa berada di laut. Koordinatnya 8,25 Lintang Selatan dan 108,25 Bujur Timur. Lokasi ini berjarak 66 kilometer barat daya Pangandaran. Kedalaman gempa mencapai 29 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga:  Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang

Aktivitas subduksi di selatan Jawa memicu gempa dangkal ini. Getaran terasa hingga ke beberapa wilayah. Antara lain Kecamatan Manonjaya, Singaparna, Cikatomas, dan Sukarame di Kabupaten Tasikmalaya. Getaran juga terasa di Kecamatan Cimaragas, Banjaranyar, dan Banjarsari (Ciamis). Serta Kecamatan Banjarwangi di Kabupaten Garut.

Skala intensitas getaran mencapai II hingga III MMI. Pada skala III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah. Warga menggambarkannya seperti truk besar berlalu.

Baca Juga:  Sudaryono Bekukan Dapur MBG di Semarang: "Aku yang Tanggung Biaya Rumah Sakitnya"

Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi, memberikan konfirmasi. “Relawan BPBD tengah melakukan cek rumah pasca-gempa bumi,” ujarnya. Hingga kini belum ada laporan kerusakan rumah warga. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Kondisi gelombang laut di wilayah Cipatujah normal.

BMKG mengimbau warga agar tetap tenang. Masyarakat juga perlu waspada terhadap gempa susulan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada aktivitas lanjutan. (**)

Berita Terkait

Petaka KM Mutiara Sentosa: AHY Desak Ulik Tuntas Kecelakaan di Laut Madura
Sudaryono Bekukan Dapur MBG di Semarang: “Aku yang Tanggung Biaya Rumah Sakitnya”
KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon
TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil
Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK
Duka di Balik Dinding Gupusmu II: Kala Prosedur Rutin Berujung Petaka
Kompolnas Sebut Kasus Kematian Tiga Polisi di Kalteng Sebagai Pembunuhan Sengaja
Terungkap! Jejak Kelompok Mbalingga di Balik Abu Pesawat dan Kematian Pilot AS di Yahukimo

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Petaka KM Mutiara Sentosa: AHY Desak Ulik Tuntas Kecelakaan di Laut Madura

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Sudaryono Bekukan Dapur MBG di Semarang: “Aku yang Tanggung Biaya Rumah Sakitnya”

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB