Panitia Survei Jalur Napak Tilas 100 Tahun Silungkang

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim panitia survei jalur napak tilas di rel kereta api Lubang Kalam Sawahlunto. (Foto: ANTARA/HO-dokumentasi panitia)

Tim panitia survei jalur napak tilas di rel kereta api Lubang Kalam Sawahlunto. (Foto: ANTARA/HO-dokumentasi panitia)

SAWAHLUNTO, ArgumenRakyat.com — Menjelang satu abad peringatan Perlawanan Silungkang 1927, panitia melakukan survei jalur napak tilas dengan menelusuri sejumlah ruang yang berkaitan dengan peristiwa perlawanan masyarakat Silungkang terhadap kolonial Belanda di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Telusuri Terowongan Lubang Kalam 828 Meter

Wakil Ketua Bidang Acara Peringatan 100 Tahun Perlawanan Silungkang Asrul, di Sawahlunto, Sabtu, mengatakan survei dilakukan untuk memastikan rute, kondisi medan, keselamatan peserta, serta titik pelaksanaan renungan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Survei dilakukan dengan berjalan kaki melewati Terowongan Lubang Kalam sepanjang sekitar 828 meter, kemudian dilanjutkan menyusuri jalur rel kereta api sekitar satu kilometer hingga kawasan Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto.

Bagian Warisan Tambang Ombilin

Terowongan Lubang Kalam merupakan bagian dari jaringan perkeretaapian peninggalan kolonial yang menghubungkan kawasan Sawahlunto dan Muaro Kalaban. Berdasarkan dokumen nominasi Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto, terowongan itu memiliki nilai sejarah yang penting.

Baca Juga:  GENERASI MUDA DI ERA DIGITALISASI

Kegiatan napak tilas ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad perlawanan rakyat Silungkang yang diharapkan dapat mengenalkan kembali sejarah perjuangan masyarakat Sumbar kepada generasi muda.

(Sumber: antaranews.com)

Berita Terkait

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap
Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit
Proporsional Terbuka Dinilai Membuka Jalan Politik Uang
LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot
Semen Padang Ditahan Imbang PSMS Medan 1-1 di Bekasi
Advokat Dorong Peradilan Adat Diakui Sistem Hukum
Tim Sepak Bola Payakumbuh Raih Emas Porprov Sumbar

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Proporsional Terbuka Dinilai Membuka Jalan Politik Uang

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:45 WIB

LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB