Sekolah Dini Bikin Anak Cepat Pintar? Ini Kata Neurolog

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Dini Bikin Anak Cepat Pintar? Ini Kata Neurolog (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Sekolah Dini Bikin Anak Cepat Pintar? Ini Kata Neurolog (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Sebagian orang tua menyekolahkan anak sejak usia tiga tahun agar cepat mengenal huruf dan angka, namun dokter menilai sekolah dini tidak otomatis membuat anak lebih pintar.

Dokter spesialis anak subspesialis neurologi anak, Arifianto, mengatakan sekolah sejak usia dini tidak serta-merta berdampak buruk, asalkan metode belajar disesuaikan dengan tahap perkembangan dan minat anak.

“Jadi memang tidak bisa disimpulkan seperti itu, tapi tidak berarti juga sekolah yang lebih dini akan menghasilkan dampak yang lebih buruk, enggak juga,” kata Arifianto.

Korteks Prefrontal Belum Matang

Menurut Arifianto, perkembangan anak dapat dipantau melalui buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang memuat tahapan kemampuan sejak lahir hingga usia lima tahun. Meski perkembangan otak berlangsung pesat, anak usia tiga sampai empat tahun belum tentu siap mengikuti pembelajaran terstruktur seperti anak sekolah dasar.

Baca Juga:  7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini

Salah satu bagian otak yang masih berkembang adalah korteks prefrontal, yang berperan dalam pengambilan keputusan, pengaturan emosi, dan kemampuan mempertahankan perhatian. Karena itu, anak belum ideal bila dituntut duduk diam dan berkonsentrasi dalam waktu lama.

“Kalau pendekatannya masih belum berkembang dengan baik, tentu pembelajaran yang membuat anak harus fokus sampai sekian jam, mungkin lebih dari 15 menit, itu tidak ideal,” ujarnya.

Baca Juga:  Aturan Bawa Power Bank di 6 Maskapai RI, Cek Batasnya

Belajar Lewat Bermain

Arifianto menyarankan pembelajaran berbasis bermain atau play-based learning, yaitu kegiatan belajar melalui permainan, aktivitas fisik, dan aktivitas singkat yang bervariasi. Satu kegiatan sebaiknya tidak berlangsung lama, misalnya maksimal 15 sampai 20 menit, lalu bergantian dengan kegiatan lain.

Ia juga menepis anggapan bahwa sekolah pada usia tiga tahun memperlambat perkembangan otak. Menurutnya, interaksi dan stimulasi justru membentuk jalinan antarsel saraf atau synaptogenesis yang jumlahnya bisa mencapai triliunan dan terus bertambah seiring rangsangan yang diberikan kepada anak.

Berita Terkait

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja
7 Tanda Kecerdasan Emosional Perlu Dilatih Lagi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB