Presiden Prabowo Serahkan 6 Jet Tempur Rafale dan Alutsista Modern ke TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo menyerahkan jet tempur Rafale dan alutsista lainnya kepada TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma. Source:Youtube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo menyerahkan jet tempur Rafale dan alutsista lainnya kepada TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma. Source:Youtube/Sekretariat Presiden

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan enam unit jet tempur canggih Rafale kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Presiden menyerahkan jet tempur tersebut di Apron Pandawa, Lanud Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 09.50 WIB. Selain jet tempur, presiden juga menyerahkan puluhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis lainnya. Langkah ini masuk dalam program modernisasi pertahanan nasional. Pemerintah bertujuan memperkuat daya tangkal di tengah dinamika geopolitik global melalui aksi ini. Prosesi serah terima kunci pesawat dan pelepasan tirai logo Skadron Udara 12 turut mengiringi acara tersebut. Kedua simbol itu menandai pengoperasian resmi alutsista baru.

Serah Terima Bersejarah di Lanud Halim

Para pejabat tinggi negara mendampingi Presiden Prabowo di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma. Mereka antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, serta Ketua Komisi I DPR Utut Adianto turut hadir. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap modernisasi alutsista.

Baca Juga:  Golkar Segera Ajukan PAW Bamsoet dan Sarmuji ke KPU

Alutsista Canggih Perkuat TNI AU

TNI AU menerima beragam alutsista canggih dalam acara tersebut. Armada TNI AU kini mengoperasikan enam pesawat tempur multirole Rafale. Selain itu, empat pesawat intai strategis Falcon 8X juga resmi bergabung dengan armada. Satu pesawat angkut berat Airbus A400M turut masuk dalam daftar alutsista yang diserahkan. Rudal jarak jauh Meteor dan sistem radar canggih Ground Control Interception (GCI) GM403 melengkapi paket alutsista ini. Indonesia telah memesan total 42 unit jet tempur Rafale dari Prancis. Enam unit yang diserahkan kemarin mengawali kontrak strategis tersebut. Pemerintah menempatkan pesawat-pesawat ini sementara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. TNI AU akan menempatkan homebase final mereka di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Reaksi Warganet: Kebanggaan Nasional

Serah terima alutsista ini langsung memicu gelombang kebanggaan di kalangan warganet. Hingga Selasa pagi, tagar #TNIAUModern dan #RafaleIndonesia memuncaki trending topic di berbagai platform media sosial. Banyak netizen menilai langkah Presiden Prabowo sebagai terobosan besar. Sejak awal pemerintahannya, presiden gencar menggenjot modernisasi alutsista. Hasilnya, dunia internasional kini semakin segan kepada Indonesia. Satu akun pengamat militer bahkan menulis, “Bukan sekadar pesawat tempur, ini adalah pernyataan tegas bahwa Indonesia siap menjaga kedaulatan dari Sabang sampai Merauke.”

Baca Juga:  Deddy Sitorus Ungkap Kerusakan Sistemik Penegak Hukum dan Desak Presiden Lakukan Penyegaran Pimpinan

Daya Gentar Baru di Asia Pasifik

Kehadiran rudal Meteor memberikan kemampuan jangkauan beyond visual range. Sementara itu, radar GCI GM403 mengusung teknologi active electronically scanned array (AESA). Kedua sistem ini menempatkan TNI AU pada level yang setara dengan angkatan udara negara-negara maju. Dengan demikian, alutsista tersebut sekaligus menjadi daya gentar yang efektif di kawasan Asia Pasifik. Kami merekomendasikan berita ini untuk diunggah pada hari ini, 19 Mei 2026. Pasalnya, kejadian tersebut baru terjadi kurang dari 24 jam yang lalu. Karena itu, nilai kebaruannya tetap tinggi. Begitu pula dampak strategisnya bagi pertahanan dan hubungan internasional Indonesia.(**)

Berita Terkait

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP
Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa
TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh
Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi
Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat
BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor
Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Berita Terbaru

AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:22 WIB

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP. (Foto: Dok. ANTARA)

Ekonomi

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:52 WIB

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa. (Foto: iNews.id)

Nasional

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:19 WIB

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB