PLN Dukung Petani Bawang Alahan Panjang Makin Produktif

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani bawang merah di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, didukung program pemberdayaan PLN. (Foto: Dok. ANTARA)

Petani bawang merah di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, didukung program pemberdayaan PLN. (Foto: Dok. ANTARA)

SOLOK, ArgumenRakyat.com — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat melalui PLN UP3 Solok memperkuat kolaborasi dengan petani bawang merah Alahan Panjang untuk mendorong produktivitas melalui elektrifikasi sektor pertanian, dikutip dari antaranews.com.

Listrik Jadi Energi Produktif Petani

Dalam kegiatan Customer Gathering & Sharing Knowledge on Electrifying Onion Fields di Alahan Panjang, Selasa (11/8), sekitar 100 peserta hadir. Kegiatan ini memperkuat sinergi PLN dengan pemangku kepentingan sektor pertanian, termasuk Dinas Pertanian Kabupaten Solok dan PISPI Sumbar.

Baca Juga:  Tahun Baru Tanpa Hura-hura: Padang dan Padang Pariaman Pilih Jalur Religi

General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini mengatakan elektrifikasi sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan listrik yang memberi nilai tambah bagi produktivitas dan kesejahteraan.

"Kami ingin listrik hadir semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan. Bagi para petani, listrik dapat menjadi energi produktif yang membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil pertanian," ujar Ririn.

Tekan Biaya Hingga 50 Persen

Diskusi difokuskan pada penerapan teknologi kelistrikan, seperti Light Trap sebagai perangkap hama otomatis dan Sprinkler System berbasis listrik untuk pengelolaan lahan lebih efektif.

Baca Juga:  PLN UP3 Bukittinggi Siaga Jaga Listrik Andal Jelang HUT RI

Berdasarkan pemaparan dalam kegiatan, pemanfaatan teknologi ini berpotensi menekan biaya pembelian pestisida dan insektisida hingga 40–50 persen, serta mengurangi ketergantungan pada genset BBM untuk pompa air.

PLN UP3 Solok bersama PLN Energi Services juga memetakan kebutuhan petani melalui kuesioner. Masukan tersebut menjadi data penting untuk menyusun pengembangan layanan kelistrikan di sektor pertanian ke depan.

Berita Terkait

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap
Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit
Proporsional Terbuka Dinilai Membuka Jalan Politik Uang
LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot
Semen Padang Ditahan Imbang PSMS Medan 1-1 di Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB