Tahun Baru Tanpa Hura-hura: Padang dan Padang Pariaman Pilih Jalur Religi

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang dan Padang Pariaman Pilih Jalur Religi

Padang dan Padang Pariaman Pilih Jalur Religi

PADANG, ArgumenRakyat.com – Wajah ibu kota Sumatera Barat dan daerah penyangganya tampak berbeda di penghujung tahun 2025. Tidak ada dentuman kembang api yang memecah langit malam, tidak ada pula keramaian konvoi kendaraan di sepanjang Pantai Padang. Sebaliknya, lantunan doa dan zikir dari masjid-masjid menjadi suara dominan yang mengantar warga menuju tahun 2026.

Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara resmi menetapkan kebijakan “Malam Refleksi”, mengalihkan euforia hura-hura menjadi kegiatan religi yang menyentuh hati.

Surat Edaran Wali Kota: Larangan Pesta dan Konvoi

Wali Kota Padang bersama jajaran Forkopimda telah mengeluarkan instruksi tegas yang melarang penggunaan petasan, kembang api, dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Hal ini diperkuat dengan pengetatan akses ke objek wisata populer seperti Pantai Air Manis dan kawasan Jembatan Siti Nurbaya mulai pukul 18.00 WIB.

Baca Juga:  Tol Padang-Sicincin Resmi Beroperasi Fungsional: Solusi Macet Jalur Utama, Gratis Selama Libur Tahun Baru!

“Kita ingin tahun baru ini menjadi momentum evaluasi diri. Sumatera Barat baru saja melewati serangkaian ujian bencana, maka sudah sepatutnya kita merayakannya dengan rasa syukur dan kesederhanaan,” tulis pernyataan resmi Pemko Padang hari ini.

Gerakan “Anak Muda ke Masjid”

Di Padang Pariaman, Bupati menggerakkan program zikir bersama di setiap kecamatan. Langkah ini bertujuan untuk:

  1. Menekan Kenakalan Remaja: Mencegah terjadinya balap liar dan potensi tawuran yang kerap terjadi di malam tahun baru.

  2. Solidaritas Bencana: Sebagai bentuk penghormatan bagi warga yang rumahnya masih terdampak banjir dan longsor di wilayah pesisir.

  3. Wisata Religi: Mendorong masyarakat untuk meramaikan Masjid Raya Syekh Burhanuddin dan masjid agung lainnya sebagai pusat kegiatan malam pergantian tahun.

Argumen Kita: Menemukan Identitas di Tengah Arus Modernitas

Keputusan Padang dan Padang Pariaman untuk memilih “Jalur Religi” adalah langkah yang berani sekaligus berakar pada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Di tengah tren dunia yang merayakan tahun baru dengan kemewahan, Sumatera Barat mencoba mengingatkan kembali bahwa pergantian waktu adalah soal refleksi, bukan sekadar rotasi jarum jam.

Baca Juga:  Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot

Kebijakan ini juga sangat relevan mengingat status Siaga Cuaca Ekstrem yang dikeluarkan BMKG. Menghindari kerumunan di ruang terbuka seperti pantai atau perbukitan bukan hanya soal agama, tapi juga soal keselamatan jiwa.

Pantauan Titik Lokasi:

  • Pantai Padang: Dijaga ketat oleh Satpol PP dan kepolisian, hanya akses untuk warga lokal dan urusan darurat.

  • Jalur Lembah Anai: Ditutup sementara untuk mengantisipasi kemacetan dan risiko longsor akibat hujan lebat yang diprediksi turun malam ini.

  • Masjid Raya Sumatera Barat: Menjadi pusat zikir akbar provinsi yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat.(**)

Berita Terkait

Drama Musorkot KONI Payakumbuh: Fitra Yanto Mundur Mendadak, Kenapa?
Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot
Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari
Wahyudi Thamrin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Koperasi Sago Inti Alam Mineral, Dinas Koperindag Beri Pembekalan Teknis
Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa
Penetapan 1 Syawal di Payakumbuh Picu Kontroversi, Masyarakat Terbelah
Menko Polkam Djamari Chaniago Tolak Gelar Datuak, Soroti Makna Kehormatan dalam Adat Minangkabau
Catat! Rekayasa Lalu Lintas One Way Disiapkan di Jalur Padang, Solok, Payakumbuh

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:20 WIB

Drama Musorkot KONI Payakumbuh: Fitra Yanto Mundur Mendadak, Kenapa?

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot

Jumat, 10 April 2026 - 12:38 WIB

Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Wahyudi Thamrin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Koperasi Sago Inti Alam Mineral, Dinas Koperindag Beri Pembekalan Teknis

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:23 WIB

Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB