Padang, ArgumenRakyat.com — Sebanyak enam daerah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Sumbar 2028, bersamaan dengan berakhirnya Porprov XVI yang menempatkan Kota Padang sebagai juara umum.
Porprov XVI Sumatera Barat resmi ditutup dengan Kota Padang keluar sebagai juara umum. Berdasarkan data final Sistem Informasi dan Manajemen Olahraga yang diperbarui Rabu (14/10/2026) pukul 23.59 WIB, Padang mengoleksi 261 emas, 181 perak, dan 167 perunggu dengan total 609 keping medali. Ajang yang berlangsung 2–14 Oktober 2026 dan diikuti atlet dari 19 kabupaten dan kota itu kembali digelar setelah delapan tahun vakum.
Padang Dominan di Klasemen Akhir
Kota Solok menempati urutan kedua dengan 139 emas, 113 perak, dan 98 perunggu atau total 349 medali. Kabupaten Padang Pariaman menyusul di posisi ketiga dengan 77 emas, disusul Kota Bukittinggi 75 emas dan Payakumbuh di peringkat kelima dengan 73 emas. Tanah Datar berada di peringkat kedelapan dengan 39 emas, diikuti Limapuluh Kota 36 emas dan Pasaman Barat 35 emas. Kabupaten Kepulauan Mentawai menutup peringkat ke-13 dengan 23 emas dan total 92 medali.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Pada cabang sepak bola, Payakumbuh menyempurnakan kiprahnya dengan merebut medali emas setelah menundukkan Sawahlunto 2-1 pada laga final di Stadion Utama Sumbar, Rabu (14/10/2026). Sawahlunto menerima medali perak, sedangkan Kabupaten Tanah Datar menempati posisi ketiga cabang olahraga tersebut. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menilai pertandingan itu sebagai gambaran persaingan yang tetap harus menjaga rasa saling menghormati. “Olahraga ini adalah kegiatan untuk mempererat rasa persaudaraan, bukan malah untuk memecah belah kita semua,” ujarnya.
Enam Daerah Berebut Tuan Rumah 2028
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, mengungkapkan enam daerah telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pada pendaftaran gelombang pertama, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurutnya, peluang itu masih terbuka bagi kabupaten dan kota lainnya. KONI Sumbar akan membahas penyelenggaraan Porprov 2028 pada rapat kerja Desember 2026, dengan dua pilihan format, yaitu mempertahankan sistem tuan rumah bersama atau menerapkan pola tuan rumah terbatas.
Wakil Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Edi Lumintang, mengapresiasi pelaksanaan Porprov XVI yang melibatkan 12 kabupaten dan kota sebagai tuan rumah dan menilainya layak menjadi contoh bagi provinsi lain. Ketua Panitia Besar Porprov XVI Sumbar, Editiawarman, menyebut masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dievaluasi agar penyelenggaraan berikutnya lebih tertata. Rangkaian Porprov XVI ditutup dengan pemadaman api kaldron. “Walaupun api Porprov ini padam, semangat olahraga tidak akan pernah berhenti di lubuk hati masyarakat Sumatera Barat,” tutur Vasco Ruseimy.









