LIMAPULUH KOTA, ArgumenRakyat.com — Partai final cabang futsal Porprov XVI Sumatera Barat 2026 antara Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh berakhir ricuh, Senin (12/10/2026), setelah tuan rumah menang dramatis 4-3 dan mengunci medali emas.
Laga Ketat Tujuh Gol
Bermain di hadapan ratusan pendukung sendiri di Lapangan Futsal Situjuah, Nagari Situjuah Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Payakumbuh tak tinggal diam dan mampu menyamakan kedudukan 1-1, sebelum Limapuluh Kota kembali unggul 2-1 hingga turun minum.
Babak kedua berjalan lebih terbuka. Payakumbuh menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi Limapuluh Kota merespons dengan dua gol beruntun sehingga menjauh 4-2. Beberapa detik sebelum peluit panjang, Payakumbuh memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3, namun tak ada lagi waktu untuk mengejar angka penyeimbang.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Ricuh Usai Peluit Panjang
Ketegangan justru muncul setelah pertandingan berakhir. Sejumlah pemain dan official kedua tim terlibat aksi saling memukul di dalam lapangan sehingga suasana di sekitar arena memanas. Insiden itu terjadi di depan pejabat yang menyaksikan laga, di antaranya Bupati Limapuluh Kota Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, dan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, serta sejumlah pejabat dan pengurus KONI dari kedua daerah.
Menjelang proses pengalungan medali, kedua kubu kembali bersalaman dan berdamai. Laga bertajuk derbi kakak adik Luak Limopuluah itu sendiri berlangsung sengit sejak menit awal karena kedua tim sama-sama mengincar medali emas cabang futsal.
Jalan ke Partai Puncak
Limapuluh Kota melaju ke partai final setelah mengalahkan Kabupaten Padang Pariaman 5-1 pada laga semifinal, Sabtu (10/10/2026). Sementara Payakumbuh menembus laga pamungkas dengan kemenangan telak 9-1 atas Kabupaten Solok.
“Alhamdulillah, tim futsal Kabupaten Limapuluh Kota berhasil menang dalam partai final menghadapi Kota Payakumbuh dengan skor akhir 4-3. Terima kasih untuk semua,” ujar Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik Hidayatullah Ihsan, seusai pertandingan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia penyelenggara maupun KONI mengenai penyebab kericuhan dan kemungkinan sanksi bagi kedua tim. Kemenangan 4-3 memastikan Kabupaten Limapuluh Kota pulang sebagai juara dan membawa medali emas futsal Porprov XVI Sumbar 2026.









