ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Eskalasi koordinasi penegakan hukum antara institusi kepolisian dan Korps Adhyaksa memasuki babak baru yang menyita perhatian publik. Tim penyidik gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menyambangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Selasa siang, 14 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rombongan penyidik gabungan tersebut tiba di markas Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekitar pukul 13.10 WIB. Menggunakan armada minibus, tim reserse ini memilih bergerak senyap dengan langsung memasuki area Gedung Bundar melalui pintu belakang. Langkah tak biasa ini sontak memicu spekulasi di kalangan wartawan yang telah bersiaga di lokasi.
Aktivitas para penyidik kian mengundang tanda tanya besar ketika mereka terpantau membawa sebuah koper berukuran besar berwarna merah muda ke dalam gedung. Koper tersebut diduga kuat berisi dokumen-dokumen pro justicia, alat bukti, atau berkas perkara krusial yang berkaitan dengan penanganan delik korupsi. Kehadiran tim gabungan lintas struktural ini mengindikasikan adanya pertukaran materi penyidikan yang bernilai signifikan.
Ketika dihampiri awak media di koridor masuk, para personel reserse yang mengenakan jaket bertuliskan “RESERSE” dan “POLICE” tersebut memilih irit bicara. Berondongan pertanyaan jurnalis mengenai jenis dokumen, isi koper, hingga kemungkinan adanya pelimpahan berkas perkara atau penyerahan tersangka (penyerahan tahap II), tidak direspons oleh tim gabungan. Mereka langsung bergegas menuju ruang pemeriksaan internal Gedung Bundar.
Hingga berita ini dibuat, pihak Kortas Tipikor Polri maupun Ditreskrimsus Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan pers ataupun rilis resmi terkait legal standing dan tujuan utama dari kedatangan mendadak tersebut. Di sisi lain, otoritas Kejaksaan Agung juga belum bersuara mengenai agenda pertemuan tertutup ini. Meski demikian, kehadiran koper besar dan keterlibatan tim gabungan mempertegas bahwa ada perkara kakap yang tengah diselisik secara intensif di balik pintu perakitan hukum Gedung Bundar.









