Guangdong Dikepung Banjir, Monsun Musim Panas Paksa Puluhan Ribu Warga Mengungsi

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Banjir di Guangdong, Tiongkok (Dok. Istimewa)

Foto: Banjir di Guangdong, Tiongkok (Dok. Istimewa)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Provinsi Guangdong di Tiongkok Selatan kembali lumpuh akibat terjangan banjir besar menyusul tibanya periode monsun musim panas di Laut Tiongkok Selatan. Curah hujan ekstrem yang mengguyur sejak Jumat malam 12 Juni lalu telah merendam sedikitnya 46 kota dan akses jalan utama, termasuk di wilayah Shanwei, Jieyang, dan Shantou sebagaimana dikutip dari Metro TV.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengantisipasi situasi yang kian memburuk, otoritas setempat segera memberlakukan sistem darurat tingkat tiga untuk mempercepat langkah mitigasi. Hingga Senin siang, dilaporkan lebih dari 24.000 warga di seantero Guangdong telah dievakuasi ke posko-posko pengungsian yang lebih aman. Dampak terparah salah satunya menghantam Kota Lufeng, kita yang menjadi situs penemuan fosil Lufengosaurus itu kini pedesaan nya, baik itu dataran rendahnya menyerupai danau raksasa. Di tengah kepungan air, tim penyelamat harus berjibaku menggunakan perahu karet demi mendistribusikan pasokan air minum, logistik makanan, serta obat-obatan kepada warga yang terisolasi di dalam rumah mereka.

Baca Juga:  Iran Beri Izin Kapal Pertamina Melintas di Selat Hormuz, Pelayaran Masih Tunggu Kesiapan

Aktivitas pendidikan pun lumpuh total; sekolah-sekolah di Lufeng terpaksa ditutup sementara karena kondisi yang dinilai belum sepenuhnya terkendali. Alih-alih mereda, Biro Meteorologi Regional justru menaikkan status tanggap darurat hujan lebat dari level tiga ke level empat pada awal pekan ini. Masih dari Metro TV, dijelaskan bahwa Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok pun memperingatkan bahwa cuaca buruk berupa hujan deras berisiko tinggi ini masih akan meluas ke wilayah tetangga seperti Fujian, Taiwan, hingga Heilongjiang.

Berita Terkait

Selat Hormuz Dikabarkan Akan Dibuka Sejak 19 Juni
Gunung Merapi Kembali Menggeliat, Warga Lereng Diminta Waspada
Prabowo Kembali Nyatakan Sikap Teguh Indonesia: Solusi Dua Negara untuk Palestina
Trump Kembali Sebut Sepakat Damai dengan Iran, Selat Hormuz Kembali Dibuka
IRGC Bantah Klaim Sepihak Donald Trump, Sebut Jadwal Penandatanganan Hanya “Gimmick” Ulang Tahun
Jibril Rajoub Dilarang Masuk: Tembok Birokrasi AS di Balik Panggung Piala Dunia 2026 untuk Palestina
De-eskalasi Militer Trump Picu Deflasi Instan Harga Minyak Global
Lagi dan Lagi Trump Konfirmasi Kesepakatan Damai Sepihak, dengan Mojtaba Khamenei

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:09 WIB

Selat Hormuz Dikabarkan Akan Dibuka Sejak 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:19 WIB

Gunung Merapi Kembali Menggeliat, Warga Lereng Diminta Waspada

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:45 WIB

Guangdong Dikepung Banjir, Monsun Musim Panas Paksa Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:02 WIB

Prabowo Kembali Nyatakan Sikap Teguh Indonesia: Solusi Dua Negara untuk Palestina

Senin, 15 Juni 2026 - 12:31 WIB

Trump Kembali Sebut Sepakat Damai dengan Iran, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Berita Terbaru

Foto: Jokowi saat ditanyai perihal penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di kediamannya, di Kota Surakarta (Solo), Jum'at 19 Juni 2026

Hukum

Jokowi Beri Respon Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:55 WIB

Foto: Gibran dalam kunjungan ke NTT, 18 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

Nasional

Gibran Sebut Program MBG Sangat Bermanfaat di Wilayah 3T

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:32 WIB

Foto: Konpers Kejaksaan RI, Kamis (18/6) malam

Hukum

Ada Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Program MBG

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:50 WIB