Komdigi Targetkan Perpres Etika AI Rampung Mei 2026, Perkuat Perlindungan Hak Cipta Kreator Nasional

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Konten Kreator menunggu Komdigi Targetkan Perpres Etika AI Rampung Mei 2026, Perkuat Perlindungan Hak Cipta Kreator Nasional(Foto AI)

Ilustrasi Konten Kreator menunggu Komdigi Targetkan Perpres Etika AI Rampung Mei 2026, Perkuat Perlindungan Hak Cipta Kreator Nasional(Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mematangkan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Etika Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Pemerintah memasang target besar agar regulasi strategis ini rampung sepenuhnya sebelum akhir Mei 2026. Kehadiran Perpres ini akan menjadi payung hukum fundamental yang melindungi industri kreatif, media, dan multimedia nasional di tengah gempuran teknologi digital.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah mengambil kebijakan ini sebagai langkah konkret untuk menjawab keresahan para kreator lokal. Selama ini, para pelaku industri kreatif mengkhawatirkan lemahnya perlindungan hak cipta di era digital. Selain itu, isu transparansi konten juga menjadi sorotan utama. Hal ini karena konten hasil teknologi generatif semakin mendominasi ruang publik, sehingga masyarakat sulit membedakannya dengan karya asli manusia.

Kewajiban Label “AI-Generated”

Dalam draf terbaru yang sedang digodok, pemerintah secara tegas mewajibkan penggunaan label identifikasi khusus. Label ini harus melekat pada setiap konten kreatif, baik berupa visual, audio, maupun teks, yang menggunakan bantuan AI secara signifikan. Melalui kewajiban pelabelan ini, pemerintah ingin memberikan informasi yang jujur dan jelas kepada konsumen mengenai keaslian sebuah karya. Langkah ini sekaligus mencegah penyebaran disinformasi yang diproduksi oleh mesin.

Baca Juga:  Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana

Sekretaris Jenderal Komdigi memberikan pernyataan tegas terkait arah regulasi ini dalam rapat koordinasi lintas sektoral pekan lalu. “Negara hadir bukan untuk membatasi inovasi teknologi yang sedang berkembang pesat. Namun, kami ingin memastikan bahwa kreativitas manusia tetap memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” ujarnya di hadapan para pemangku kepentingan. Ia menambahkan bahwa kreativitas orisinal wajib mendapatkan perlindungan hukum yang kuat agar tidak tergerus oleh otomatisasi.

Dampak bagi Agensi dan Investor

Lebih jauh, pemerintah juga merancang aturan ketat mengenai penggunaan data untuk melatih (training) model AI. Langkah krusial ini bertujuan agar pengembangan teknologi tidak melanggar Hak Kekayaan Intelektual (HKI) milik pihak lain. Bagi agensi digital dan rumah produksi, regulasi ini menuntut adaptasi besar-besaran. Mereka harus segera menyesuaikan alur kerja internal (SOP) serta menyiapkan sistem pelabelan otomatis agar tetap patuh pada aturan.

Baca Juga:  Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi

Di sisi lain, regulasi ini akan meningkatkan kepercayaan investor global untuk menanamkan modal di industri digital Indonesia. Kepastian hukum yang jelas akan memacu kreator lokal agar lebih inovatif dalam menggabungkan sentuhan emosional manusia dengan efisiensi teknologi. Jika Indonesia sukses mengimplementasikan Perpres ini, kita berpeluang besar menjadi negara paling progresif di Asia Tenggara dalam menata ekosistem AI yang beretika dan berdaya saing global.(**)

Berita Terkait

Tan Malaka: Dialektika Geopolitik Global dan Manifesto Kemerdekaan 100% Indonesia
Hukum Revolusi: Melihat Pandangan Tan Malaka
Ekspor CPO hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN, Prabowo: Biar Rakyat Sejahtera!
Pelemahan Rupiah Ancam PHK Massal, Ini Kata Pengamat
Pasca-Kecelakaan Menegangkan di Solok Selatan, Begini Kondisi Terbaru Wagub Sumbar Vasko Ruseimy
Presiden Prabowo Serahkan 6 Jet Tempur Rafale dan Alutsista Modern ke TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma
Anies Baswedan Jadi Konsultan Kehormatan Pembangunan Kota di Arab Saudi
Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:30 WIB

Tan Malaka: Dialektika Geopolitik Global dan Manifesto Kemerdekaan 100% Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:24 WIB

Hukum Revolusi: Melihat Pandangan Tan Malaka

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:10 WIB

Ekspor CPO hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN, Prabowo: Biar Rakyat Sejahtera!

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pelemahan Rupiah Ancam PHK Massal, Ini Kata Pengamat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:06 WIB

Pasca-Kecelakaan Menegangkan di Solok Selatan, Begini Kondisi Terbaru Wagub Sumbar Vasko Ruseimy

Berita Terbaru

Foto: Vinicius Junior (Instagram @vinijr)

Sport

Vinicius Junior Memilih Setia di Chamartín

Sabtu, 13 Jun 2026 - 14:26 WIB