Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsal Christy Sitepu terdakwa kasus dugaan korupsi profil desa di Kabupaten Karo, menjalani sidang pembelaan, Rabu (4/3/26) di Pengadilan Tipikor Medan. (Istimewa axialnews.id)

Amsal Christy Sitepu terdakwa kasus dugaan korupsi profil desa di Kabupaten Karo, menjalani sidang pembelaan, Rabu (4/3/26) di Pengadilan Tipikor Medan. (Istimewa axialnews.id)

ArgumenRakyat.com | Karo — Dugaan kasus mark up anggaran proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo menjadi sorotan publik setelah menyeret seorang kreator konten ke meja hijau.

Seorang videografer bernama Amsal Christy Sitepu didakwa dalam perkara dugaan korupsi terkait proyek tersebut. Kasus ini kini tengah bergulir dalam proses persidangan.

Jaksa penuntut umum menduga terjadi penggelembungan anggaran dalam proyek pembuatan video profil desa yang nilainya dinilai tidak wajar. Proyek tersebut bersumber dari dana desa yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Jejak Sejarah Pasar Payakumbuh: Dari Era Kolonial ke Milenial (Eps .2)

Dalam persidangan, terdakwa membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa pekerjaan yang dilakukan merupakan bagian dari produksi kreatif yang melibatkan proses teknis, peralatan, serta sumber daya manusia.

“Saya hanya menjalankan pekerjaan sesuai permintaan dan kesepakatan,” ujar terdakwa dalam persidangan.

Kasus ini menjadi perhatian karena jarang terjadi kreator konten terseret dalam perkara dugaan korupsi dana desa. Selain itu, muncul perdebatan terkait standar biaya produksi video di daerah yang dinilai belum memiliki acuan yang jelas.

Baca Juga:  Meski Dibayangi Mark-Up, Istana Pastikan Proyek Motor Listrik Badan Gizi Tetap Melaju

Sejumlah pihak juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana desa, khususnya untuk proyek non-fisik seperti produksi konten audiovisual.

Hingga kini, proses hukum masih berlangsung dan belum ada putusan tetap dari pengadilan. Aparat penegak hukum diminta mengusut perkara ini secara objektif dan profesional.(**)

Berita Terkait

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng
Remaja Surabaya Tewas usai Bangunkan Keluarga saat Kebakaran
Banjir Rendam 4 Desa di Aceh Selatan, Sawah Petani Terendam
Polisi Gerebek Kampung Madani Batam, 18 Orang Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB