PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Petugas PLN tengah Bekerja

Ilustrasi: Petugas PLN tengah Bekerja

ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Ironi masih menyelimuti pemulihan krisis energi di Sumatra Barat. Kendati otoritas melempar klaim keberhasilan 100 persen sudah tidak ada pemadaman listrik, denyut aktivitas warga di sejumlah daerah justru masih menghadapi realita yang berbeda, dan terbilang mendadak. Di Kabupaten Lima Puluh Kota, misalnya, pasokan setrum belum sepenuhnya adaptif pasca-pemadaman massal (blackout).

Sengkarut ini terekam jelas di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak. Pada Rabu, 27 Mei kemarin, aliran listrik di salah satu Jorong mendadak padam kembali sekitar pukul 18.15 WIB dan baru teresolusi pada pukul 19.30 WIB. Pola disrupsi serupa dilaporkan konsisten terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah sekitarnya.

Baca Juga:  Marapi Erupsi Dini Hari, Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi – Radius Aman Tetap 3 Km dari Kawah Verbeek

Kondisi empiris tersebut kontradiktif dengan narasi linear yang dibangun oleh PLN Sumbar. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat, Ajrun, menyatakan restrukturisasi jaringan telah rampung total. Ajrun menyampaikan, Minggu (24/5), ”Kondisi kelistrikan kita di Sumbar sudah pulih 100 persen, sejak jam 05:07 WIB. Sudah tidak ada pemadaman,” ungkap Ajrun kepada Argumen Rakyat.

Demi menguji validitas pernyataan tersebut, terhadap yang terjadi di lapangan, konfirmasi ulang pun dilakukan. Ketika ditanya perihal yang terjadi di Kab. Lima Puluh Kota, Ajrun mengungkapkan bahwa hal tersebut bisa aja diakibatkan oleh gangguan teknis di lapangan, ”Sudah enggak ada. Kalau ada, ya itu gangguan paling. Kalau pemadaman sudah tidak ada, bisa saja diakibatkan oleh gangguan jaringan paling, bisa sejam atau dua jam,” jelasnya.

Baca Juga:  Buya Syamsu Anwar Mangkuto Malin Berpulang, Pergi Seorang Ulama Karismatik Asal Taeh Baruah

Guna memperkuat justifikasi operasionalnya, Ajrun kembali menggambarkan bagaimana kondisi di lapangan yang bisa saja mengakibatkan gangguan masih terjadi, ”Misalnya kayak ada pohon roboh itu kan kabel putus, itu kan nunggu dibenerin. Tapi kalau soal daya, sudah berlebih, sudah aman. Kami sudah cek, bahwa terakhir Minggu pagi (24 Mei 2026), dan Senin nya itu sudah tidak ada. Kalau ada, itu kami pastikan hanya gangguan sejam atau dua jam, atau bisa tiga jam, tidak sampai mati lama,” pungkas Ajrun mengakhiri wawancaranya, Kamis pagi (28/6) melalui sambungan telepon.

Berita Terkait

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri
PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum
Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK
Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang
Wamensesneg Jelaskan Sumber Dana Sapi Kurban Presiden
Aroma Tidak Mengenakkan di Zona Industri PT Merak Chemicals, Kota Cilegon
Pegawai P3K Kominfo Tewas Setelah Jatuh dari Loteng Satpol PP Kab. Solok
Mahfud MD Desak Penyelidikan Aktor di Balik Pembubaran Film ‘Pesta Babi’

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:47 WIB

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:39 WIB

PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:24 WIB

Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:44 WIB

PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:55 WIB

Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang

Berita Terbaru