Duka dari Tanah Suci: Empat Jemaah Haji Sumbar Berpulang

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Iqdam Aun Rafiq

Dok. Iqdam Aun Rafiq

ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diselimuti kabut duka. Sebanyak empat jemaah haji asal Sumatra Barat dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Arab Saudi, setelah berjuang melawan gangguan kesehatan di tengah kekhusyukan ibadah.

Menanggapi kepulangan para jemaah, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah, Umrah Rifki, menyampaikan duka cita mendalam secara institusional. Beliau memberikan pernyataan resmi, melansir dari Langgam.id:

“Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji asal Sumatera Barat dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya, Selasa (26/6/2026)

Manifestasi klinis gangguan pernapasan menjadi penyebab wafatnya jemaah pertama, Mainusni Marukun (74). Jemaah Kloter PDG 12 asal Kota Sawahlunto ini mengembuskan napas terakhir di Makkah pada Jumat (22/5/2026) pukul 12.30 Waktu Arab Saudi (WAS), pasca-mendapatkan beberapa kali intervensi medis akibat sesak napas.

Baca Juga:  Update Investigasi Kematian Lula Lahfah: Polisi Periksa Reza Arap 5 Jam, Uji Labfor Temuan 'Whip Pink'

Kabar duka berikutnya datang dari Syamsu Kari Sudin (58), jemaah asal Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. Berdasarkan rekam medis pra-keberangkatan, ia mengidap patologi ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD). Syamsu wafat setelah menjalani perawatan intensif di Saudi German Hospital (SGH) Makkah pada Kamis (21/5/2026) pukul 17.30 WAS.

Baca Juga:  Di Balik Solidaritas Rendang: Upaya Pemulihan Ranah Minang Pasca-Bencana

Sementara itu, penurunan kondisi fisik yang diawali gejala batuk dan anoreksia dilaporkan terjadi pada Imam Kanapi (81). Jemaah Kloter PDG 11 asal Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan ini sempat mendapatkan perawatan darurat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, sebelum akhirnya dinyatakan wafat pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 13.30 WAS.

Duka ini kian genap dengan wafatnya Yunilis Muin (73). Jemaah asal Kota Bukittinggi tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Madinah dan kini telah diistirahatkan selamanya di kompleks pemakaman bersejarah, Baqi.

Berita Terkait

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri
Syekh Ibrahim Kumpulan, Tokoh Naqsyabandiyah dari Pasaman
PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum
Syekh Adimin Arradji Taram: Poros Spiritual dan Lentera Klasikal dari Tepian Luhak nan Bungsu
Syekh Ibrahim Musa Parabek: Sang Arsitek Moderasi dan Pembaru Pendidikan Minangkabau
PLN Klaim Bahwa Listrik Padam yang Masih Terjadi di Beberapa Daerah di Sumbar Karena Pohon Tumbang
Buya Syamsu Anwar Mangkuto Malin Berpulang, Pergi Seorang Ulama Karismatik Asal Taeh Baruah
Wamensesneg Jelaskan Sumber Dana Sapi Kurban Presiden

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:47 WIB

Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:10 WIB

Syekh Ibrahim Kumpulan, Tokoh Naqsyabandiyah dari Pasaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:39 WIB

PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Syekh Adimin Arradji Taram: Poros Spiritual dan Lentera Klasikal dari Tepian Luhak nan Bungsu

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:30 WIB

Syekh Ibrahim Musa Parabek: Sang Arsitek Moderasi dan Pembaru Pendidikan Minangkabau

Berita Terbaru