Arsenal Juara Premier League 2025-2026, Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun!

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsenal Juara Premier League 2025-2026, Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun! Source:Google/RRI

Arsenal Juara Premier League 2025-2026, Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun! Source:Google/RRI

ARGUMENRAKYAT.COM,JAKARTA, Rabu (20/5/2026) – Mimpi panjang Arsenal akhirnya menjadi kenyataan. The Gunners resmi mengunci gelar juara Premier League musim 2025-2026 tanpa harus memeras keringat di lapangan. Kepastian ini lahir setelah rival terdekat mereka, Manchester City, hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth di Stadion Vitality pada Rabu dini hari WIB. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang klub London Utara selama 22 tahun sejak musim ikonis 2003/2004.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

City Tersandung di Vitality, Pesta Pecah di Colney

Laga pekan ke-37 di markas Bournemouth tersebut berlangsung sangat dramatis. Tim tuan rumah memberikan kejutan besar melalui gol Eli Kroupi pada menit ke-39. Gol ini langsung membuat kubu Manchester City berada dalam tekanan hebat sepanjang sisa pertandingan.

The Citizens baru bisa bernapas lega saat laga memasuki masa injury time. Erling Haaland muncul sebagai penyelamat lewat gol penyeimbang pada menit ke-90+5. Sayangnya, skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Tambahan satu poin ini membuat Manchester City mengoleksi 78 poin. Sementara itu, Arsenal kokoh di puncak dengan 82 poin. Dengan satu laga tersisa, selisih empat angka secara matematis sudah tidak mungkin lagi terkejar.

Baca Juga:  Hubungan Sulit Amerika dan Israel, Ditengah Upaya Damai Konflik Timur Tengah

Di lain tempat, Mikel Arteta sengaja mengumpulkan seluruh pemain dan staf di pusat latihan London Colney. Mereka menggelar acara nonton bareng untuk menyaksikan laga penentu tersebut. Begitu pertandingan City usai, pesta perayaan langsung meledak di markas latihan Arsenal. Sang manajer asal Spanyol itu bahkan langsung merilis video resmi yang berisi pesan emosional serta ajakan merayakan sejarah baru ini kepada seluruh suporter.

Tujuh Musim Arteta dan Ambisi Double-Winner

Trofi ini menjadi pembuktian magis bagi seorang Mikel Arteta. Sejak menakhodai tim pada akhir tahun 2019, ia membutuhkan waktu tujuh musim untuk mempersembahkan piala Liga Inggris pertamanya.

Menariknya, dongeng indah Arsenal musim ini belum benar-benar selesai. Pasukan Emirates Stadium masih berpeluang besar meraih gelar double-winner. Pekan depan, mereka akan menantang Paris Saint-Germain (PSG) di partai puncak Liga Champions. Kans untuk mengawinkan dua trofi paling bergengsi di Eropa kini terbuka sangat lebar.

Masa Depan Pep Guardiola di Etihad Kian Abu-Abu

Sementara itu, atmosfer kontras menyelimuti kubu Manchester City. Kegagalan mempertahankan mahkota Premier League mempertegas penurunan performa domestik mereka musim ini. Selain kehilangan takhta liga, armada Pep Guardiola juga harus tersingkir lebih awal di babak 16 besar Liga Champions.

Baca Juga:  Rayuan Gli Azzurri Membentur Tembok Ideologi Pep Guardiola

Meskipun City sukses mengawinkan gelar Carabao Cup dan Piala FA, pencapaian itu tampaknya belum cukup mengobati luka kehilangan gelar liga.

Hasil minor di kandang Bournemouth ini juga semakin meniupkan rumor panas di Etihad. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Pep Guardiola akan segera mengakhiri masa baktinya bersama Manchester City. Nama manajer Chelsea saat ini, Enzo Maresca, mencuat sebagai kandidat kuat pengganti. Jika rumor ini benar, maka ini akan menjadi musim perpisahan yang cukup getir bagi Guardiola.

Saat ini, Arsenal masih menyisakan satu laga formalitas melawan Crystal Palace. Jika berhasil menang, mereka akan menutup musim dengan poin maksimal 85 angka. Namun untuk saat ini, angka tidak lagi penting. Pesta besar suporter Arsenal di seluruh penjuru dunia sedang dimulai. Setelah 22 tahun, piala itu akhirnya pulang ke London Utara.(**)

Berita Terkait

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten
Keir Starmer Mengundurkan Diri: Badai Skandal dan Perselisihan Paksa PM Inggris Lepas Jabatan
Konflik Meningkat: Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon Perburuk Kondisi Warga
Hubungan Sulit Amerika dan Israel, Ditengah Upaya Damai Konflik Timur Tengah
Selat Hormuz Dikabarkan Akan Dibuka Sejak 19 Juni

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:00 WIB

Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS

Senin, 6 Juli 2026 - 13:10 WIB

Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:31 WIB

Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:06 WIB

Keir Starmer Mengundurkan Diri: Badai Skandal dan Perselisihan Paksa PM Inggris Lepas Jabatan

Berita Terbaru