ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Langkah drastis diambil manajemen Persija Jakarta dalam menatap kompetisi musim baru. Klub yang telah banyak melahirkan legenda sepak bola Indonesia tersebut, secara resmi menyudahi kerja sama dengan lima legiun asingnya sekaligus.
Eksodus ini didominasi oleh pilar asal Brasil, yakni Allano Lima, Emaxwell Souza, Jean Motta, dan Bruno Tubarao. Melengkapi daftar tersebut, terselip satu nama penyerang asal Maroko, Alaeddine Ajaraie.
Di samping itu, restrukturisasi ini merupakan konsekuensi logis dari transisi manajerial, menyusul hengkangnya arsitek tim, Mauricio Souza. Empat pemain Brasil tersebut merupakan gerbong bawaan Souza yang direkrut dengan durasi kontrak jangka pendek. Sementara itu, keterlibatan Ajaraie di ibu kota memang hanya berstatus sebagai pemain pinjaman.
Kendati melakukan pembersihan besar-besaran, stok pilar impor Persija belum sepenuhnya kosong. Berdasarkan telaah empiris terhadap komposisi skuad terkini, Macan Kemayoran terpantau masih mempertahankan enam pemain asing, yakni Carlos Eduardo, Paulo Ricardo, Thales Lira, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, dan Gustavo Almeida.
Namun, posisi keenam pemain ini belum sepenuhnya aman. Dinamika bursa transfer diprediksi kembali bergejolak seiring rencana kedatangan juru taktik anyar yang dipastikan membawa preferensi taktis berbeda. Evaluasi lanjutan sangat mungkin memicu gelombang pengurangan maupun penambahan wajah baru demi mematangkan kedalaman skuad menjelang musim 2026/2027.









