Dari Aktivis UGM Pulang Kampung Membangun Luak 50: Kisah Inspiratif Wabup Ahlul Badrito Resha

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

50 KOTA – Sebuah narasi inspiratif datang dari Wakil Bupati 50 Kota, Ahlul Badrito Resha. Dalam perbincangan hangat di podcast Kusieh Bendi, mantan aktivis kampus ternama Universitas Gadjah Mada (UGM) ini membagikan filosofi hidupnya tentang pentingnya pengabdian di tanah kelahiran setelah menempuh pendidikan tinggi.

Pulang Kampung Pasca Wisuda

Ahlul Badrito Resha, yang merupakan mantan Ketua BEM Fakultas Hukum UGM dan Menko Eksternal BEM KM UGM, membuat keputusan mengejutkan dengan langsung pulang ke kampung halaman hanya dua hari setelah wisuda pada tahun 2011. Padahal, saat itu berbagai tawaran pekerjaan bergengsi dari lembaga hukum hingga KPK sudah menantinya di Jakarta.

“Kebanyakan generasi muda yang sudah menempuh pendidikan di luar malas pulang karena di kampung kekurangan lapangan pekerjaan. Tapi saya memutuskan, setelah tamat saya harus balik lagi ke kampung,” ungkap sosok yang akrab disapa Rito ini.

Baca Juga:  Payakumbuh Pernah Menangis: Mengenang Tragedi Kebakaran Hebat Melalui Alunan Lagu Minang

Menjadi Pengusaha Sebelum Birokrat

Sebelum terjun ke dunia politik, ia memulai kariernya sebagai pengusaha kuliner di Payakumbuh dan 50 Kota. Pengalaman ini membentuk mentalitasnya yang terbiasa dengan ritme kerja cepat. Namun, saat masuk ke birokrasi, ia menyadari bahwa membangun peradaban membutuhkan nafas panjang atau “maraton” dibandingkan “sprint” dalam bisnis.

Komitmen Pemerintahan Bersih dan Non-Transaksional

Sebagai wakil bupati muda, Ahlul Badrito Resha membawa semangat anti-korupsi yang ia timba selama menjadi aktivis. Ia menegaskan komitmennya bersama Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, termasuk pengisian jabatan eselon 2 yang dilakukan secara non-transaksional tanpa intervensi kepala daerah.

Baca Juga:  Skandal ‘Kambing Hitam’ di Balik Mundurnya Pejabat PU: Bersih-Bersih atau Proteksi Pemain Lama?

Visi “The Central of Agro”

Menyadari potensi besar daerahnya, pemerintahan saat ini mengusung visi The Central of Agro. Fokus utama ke depan adalah hilirisasi komoditas unggulan seperti gambir melalui sertifikasi indikasi geografis dan pembangunan pabrik agar petani mendapatkan harga terbaik tanpa melalui rantai tengkulak yang panjang.

Pesan untuk Generasi Muda

Menutup sesi podcast, ia berpesan agar generasi muda mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Emas 2045 dengan memperdalam ilmu dan memperkuat mental.

“Kalau politisi berpikir tentang next election (Pilkada berikutnya), tapi kalau negarawan dia berpikir tentang next generation (generasi berikutnya). Dan itu yang saya pahami,” pungkasnya.


Sumber: Podcast Kusieh Bendi (Dimensia Creative)

Berita Terkait

Gambir Revolution: Strategi Jitu Sumbar Menguasai Pasar Global!
Hati-Hati! Saldo Bisa Ludes dalam Hitungan Detik, Rico Desmon Bongkar Modus Hacker di Podcast Kusia Bendi
LKM Sumbar Perjuangkan Perda Adat: Sanksi Sosial Bakal Ditingkatkan Jadi Sanksi Pidana Bagi Pelanggar Norma
Kisah Inspiratif Siska, Anggota DPRD 50 Kota: Dari Utang Miliaran dan Nyaris Bunuh Diri Hingga Menjadi “Megawati” di Parlemen
Haji John Rizal di Podcast Kusia Bendi: Kritisi Fenomena “Simsalabim” Pemimpin Instan dan Krisis Integritas
Payakumbuh Pernah Menangis: Mengenang Tragedi Kebakaran Hebat Melalui Alunan Lagu Minang
Isu VCS di Lingkaran Kekuasaan 50 Kota Memanas, Pengamat: Jangan Hanya Sembunyi di Balik Kata ‘Edit’
Polemik Pasar Payakumbuh: Antara Pembangunan, Birokrasi, dan Harga Diri Tanah Ulayat

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:00 WIB

Gambir Revolution: Strategi Jitu Sumbar Menguasai Pasar Global!

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Hati-Hati! Saldo Bisa Ludes dalam Hitungan Detik, Rico Desmon Bongkar Modus Hacker di Podcast Kusia Bendi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:09 WIB

LKM Sumbar Perjuangkan Perda Adat: Sanksi Sosial Bakal Ditingkatkan Jadi Sanksi Pidana Bagi Pelanggar Norma

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06 WIB

Kisah Inspiratif Siska, Anggota DPRD 50 Kota: Dari Utang Miliaran dan Nyaris Bunuh Diri Hingga Menjadi “Megawati” di Parlemen

Sabtu, 25 April 2026 - 17:02 WIB

Haji John Rizal di Podcast Kusia Bendi: Kritisi Fenomena “Simsalabim” Pemimpin Instan dan Krisis Integritas

Berita Terbaru