Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina, KTT ASEAN ke-48 Fokus pada Ketahanan Pangan dan Energi

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberangkatan presiden Prabowo ke Filipina untuk Mengikuti KTT ASEAN ke-48. Source: Youtube/Sekretariat Presiden

Keberangkatan presiden Prabowo ke Filipina untuk Mengikuti KTT ASEAN ke-48. Source: Youtube/Sekretariat Presiden

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertolak ke Filipina pada Kamis (7/5/2026). Beliau pergi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN. Lokasi KTT berlangsung di Cebu, Filipina.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Presiden lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Keberangkatan berlangsung sekitar pukul 09.10 WIB. Kemudian, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melepas langsung rombongan kepresidenan. Selain itu, kunjungan resmi ini berlangsung selama dua hari, yaitu 7-8 Mei 2026.

Sementara itu, misi utama Presiden Prabowo sangat jelas. Beliau ingin memperkuat kolaborasi regional. Fokus utama kerja sama ini adalah ketahanan pangan dan energi. Oleh karena itu, hasil diplomasi ini diharapkan dapat menstabilkan harga komoditas di pasar domestik Indonesia.

Baca Juga:  Bahlil Pasang Badan! Pastikan Stok BBM Aman 20 Hari ke Depan, Harga Subsidi Tak Goyang Hingga Lebaran

Lebih lanjut, tema KTT ke-48 ASEAN adalah “Navigating Our Future Together”. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan fokus pembahasan. Para pemimpin ASEAN akan membahas dampak konflik global terhadap kawasan. Dengan demikian, isu utamanya meliputi ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di Asia Tenggara.

Di sisi lain, Presiden Prabowo memiliki agenda padat di Cebu. Beliau akan menghadiri KTT BIMP-EAGA pada Kamis sore. Sebagai informasi, BIMP-EAGA adalah forum pertumbuhan ekonomi yang meliputi Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Keesokan harinya, tepatnya Jumat (8/5/2026), Presiden akan mengikuti sesi pleno dan retret KTT ASEAN. Seluruh rangkaian agenda ini berlangsung di Mactan Expo, Cebu.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Siap Ambil Alih Perusahaan yang Menyerah

Selanjutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menekankan target konkret kunjungan ini. “Isunya ada dua. Pertama pangan, kedua energi,” ujar Bahlil. Sejalan dengan itu, Pemerintah Indonesia mencatat deflasi pada April 2026 untuk beberapa komoditas strategis. Selain itu, stok beras nasional juga menunjukkan prospek surplus. Per April 2026, surplus beras diproyeksikan mencapai 17,2 juta ton.

Sebagai langkah lanjutan, melalui kunjungan ini, Presiden Prabowo ingin mengokohkan kebijakan stabilisasi harga. Beliau juga berkomitmen mempercepat kemandirian pangan Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.(**)

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Prabowo Sentil Dasco dalam Peringatan Harlah ke-28 PKB
Di Harlah PKB, Prabowo Yakini Naluri Politik PDIP Sama dengan Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru